Breaking News:

Lagi Asyik Pacaran, Pasangan ABG Ditelanjangi hingga Sepeda Motor Dirampas, Pelaku Bapak dan Anak

Pasalnya mereka melakukan aksi pencurian sepeda motor yang korbannya anak dibawah umur.

Editor: Faisal Zamzami
surya.co.id/Mohammad Romadoni
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Rofiq Ripto Himawan menunjukkan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan bapak dan anak kandung merampas motor milik pasangan ABG, Selasa (23/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, MOJOKERTO - Pasangan ABG ditelanjangi oleh dua pria yang merupakan bapak dan anak.

Pelaku juga nekat merampas sepeda motor milik korban.

Bapak dan anak, Totok Imron (39) dan Danang Prastiyo (19) warga Dusun Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo ditangkap Satreskrim Polresta Mojokerto.

Pasalnya mereka melakukan aksi pencurian sepeda motor yang korbannya anak dibawah umur.

Tersangka bahkan menelanjangi korban setelah merampas sepeda motor Honda Vario S 4481 VQ dan dua Handphone  milik pasangan Anak Baru Gede ( ABG) tersebut.

Korban bernama (F) wanita 18 tahun dan pasangannya (D) usia 17 tahun warga Mojokerto.

"Kedua tersangka ini adalah bapak dan anak kandung dan mereka ditangkap di wilayah Nganjuk," ungkap Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Rofiq Ripto Himawan," Selasa (23/11/2021).

Rofiq menjelaskan pencurian dengan kekerasan itu berawal saat korban sedang berpacaran di area lorong bawah jembatan tol tepatnya di Dusun Singopadu, Desa Canggu, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, tersangka bersama keluarganya mengendarai mobil Avanza putih berhenti di lokasi hendak buang air kecil di pinggir jalan.

Tiba-tiba tersangka Totok mendengar suara gaduh seperti orang berpacara.

Baca juga: Polisi Lumpuhkan Pelaku Curanmor, Tiga Sepeda Motor Hasil Kejahatan Disita

Baca juga: Berhasil Ungkap Kasus Curanmor Terbesar, Ketua DPRK Bener Meriah Apresiasi Kasat Reskrim

Karena merasa penasaran ia menghampiri dan melihat korban sedang asyik memadu kasih di atas motor.

Melihat kondisi itu, tersangka berniat buruk memanfaatkan korban dengan mengancam akan dibawa ke Polsek setempat jika tidak menyerahkan sepeda motor dan Handphone.

  
Tersangka juga menakuti korban dengan mengaku sebagai anggota Polisi.

"Tersangka mengaku aparat Kepolisian dari wilayah Polsek setempat menakuti-nakuti korban karena korban posisinya berduan di tempat sepi," ucap Rofiq.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved