Breaking News:

Internasional

Darfur Kembali Bergejolak, Konflik Pecah Antara Sesama Pengembala, 16 Desa Hangus Terbakar

Kawasan Darfur Barat, Sudan kembali bergejolak, sedikitnya 35 orang tewas. Pertempuran meletus selama beberapa hari antara para penggembala dengan

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang pria berjalan di antara kamp pengungsian bagi warga yang melarikan diri perang antara komunitas di Darfurt Barat, Sudan. 

SERAMBINEWS.COM, KHARTOUM - Kawasan Darfur Barat, Sudan kembali bergejolak, sedikitnya 35 orang tewas.

Pertempuran meletus selama beberapa hari antara para penggembala dengan seribu rumah lebih terbakar, kata para pejabat Kamis (25/11/2021).

Omar Abdelkarim, Komisaris Bantuan Kemanusiaan Sudan di negara bagian Darfur Barat mengatakan kekerasan pecah pada 17 November 2021.

Disebutkan, konflik pecah sesama penggembala Arab bersenjata di pegunungan Jebel Moon dekat perbatasan Chad.

"Bentrokan itu menewaskan lebih dari 35 orang di kedua sisi," katanya.

“Sekitar 16 desa telah terbakar habis," tambahnya.

Baca juga: Abdallah Hamdok Kembali Jadi Perdana Menteri Sudan, Berjanji Usut Pembunuhan Demonstran

Gubernur Darfur Barat Khamis Abdallah mengatakan kekerasan itu dipicu oleh perselisihan penjarahan unta.

Dia mengatakan bala bantuan militer telah dikirim ke daerah itu dan situasi telah stabil.

Tetapi, sejumlah orang telah melarikan diri ke barat mencari keselamatan melintasi perbatasan ke Chad, tambahnya.

Darfur dirusak oleh perang saudara yang meletus pada tahun 2003.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved