Breaking News:

Berita Kutaraja

Polda Aceh Tahan 5 Tersangka Kasus Korupsi Proyek Jalan di Simeulue, Mulai Kadis hingga Rekanan 

Polda Aceh melalui Ditreskrimsus melakukan penahanan terhadap 5 tersangka kasus tindak pidana korupsi pada proyek pengaspalan jalan di Simeulue.

Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sonjaya SIK 

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus melakukan penahanan terhadap 5 tersangka kasus tindak pidana korupsi (Tipidkor) pada proyek pengaspalan jalan di Kabupaten Simeulue, Rabu (24/11/2021). 

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sonjaya, SIK dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, kelima tersangka yang ditahan tersebut adalah IS yang merupakan eks Kadis Kominfo Simeulue.

Kemudian, IH selaku Kadis PUPR Simeulue, YA selaku Direktur CV ABL (inisial perusahaan-red), AS selaku Kuasa Direksi PT IMJ (inisial perusahaan-red), dan MI yang merupakan PPTK. 

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan kelima orang tersebut sebagai tersangka dan menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pembayaran. 

"Kelima orang ini merupakan tersangka pada kasus korupsi pekerjaan jalan di Simeulue. Saat ini, mereka sudah dilakukan penahanan di Polda Aceh," jelas Sony, Kamis (25/11/2021), di Mapolda Aceh. 

Sony juga menyebutkan, kasus korupsi tersebut terjadi pada tahun 2019 lalu.

Baca juga: Sempat Divonis Bebas, Rekanan Kasus Korupsi Ditahan Lagi

Baca juga: Pelaksana Kegiatan Kasus Korupsi Pengadaan Bebek di Aceh Tenggara Ditahan

Baca juga: Polda Aceh Limpahkan Berkas Tahap I Kasus Korupsi Bebek Petelur Agara ke Kejati

Proyek pengaspalan itu dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Simeulue

"Kasus tersebut terjadi pada tahun 2019. Di mana Dinas PUPR Simeulue memiliki pekerjaan berupa pengaspalan jalan Simpang Batu Ragi-jalan arah Simpang Patriot dengan nilai kontrak Rp12.826.492.000," jelasnya lagi. 

Adapun kepada para tersangka diterapkan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved