Ramai Soal Unggahan Data Pribadi Lewat Stiker Hingga Muncul Kejahatan, Ini Kata Pengamat Medsos
Pengamat media sosial Enda Nasution menyebutkan, sesungguhnya risiko yang sama atau kasus pencurian data pribadi tidak hanya terdapat dalam fitur "Add
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
Pada dasarnya, semua tetap bisa dan relatif aman selama pengguna bijak menggunakan media sosial dengan mengetahui batasnya.
"Informasi mana yang kiranya aman untuk dibagikan dan informasi mana yang lebih baik kita simpan," kata Enda seperti dikutip dari Pemberitaan Kompas.com.
"Kalau mau lebih hati-hati ya waspada dengan informasi yang kita bagikan, lokasi, nama jalan, nomor rumah, data pribadi yang kita ikut posting," lanjutnya.
Baca juga: Facebook Resmi Berganti Nama Menjadi Meta, Bakal Berfokus Pada Teknologi VR dan AR
Data-data yang mengarah ke ranah pribadi memang lebih baik untuk tidak disebarluaskan, karena berisiko akan disalahgunakan.
Enda pun menyarankan agar para pengguna lebih bisa mawas diri dan berhati-hati dalam berbagi informasi di media sosial.
"Kita sebagai pengguna media sosial harus sadar bahwa apa pun yang kita posting masuk ke ranah publik dan bisa diakses oleh siapa pun," kata Enda.
"Jadi berhati-hati dengan info yang kita posting-kan, baik ke media sosial maupun ke orang yang baru kita kenal," sambung dia.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Yerry Niko Borang sebagai pemerhati keamanan siber.
Dilansir dari Kompas.com, Yerry mengimbau kepada masyarakat bahwa semua informasi pribadi sebaiknya jangan diunggah di media sosial.
Adapun informasi pribadi yang dimaksud yakni segala informasi yang merujuk langsung ke identitas pribadi.
"Informasi pribadi itu seperti anak ke berapa, golongan darah, nama panggilan, dan lainnya, sebaiknya jangan," ujar Yerry seperti dikutip dari Kompas.com.
"Jika informasi yang tidak mengarahkan orang ke diri kita, bisa saja diunggah, misal artis favorit dan lainnya, karena ini tidak unik ke diri kita. Ada jutaan orang yang menyukai hal yang sama," lanjut dia.
Ia juga mengingatkan, panggilan yang unik baik bagi diri maupun anggota keluarga, semua yang berhubungan dengan informasi keuangan diri dan keluarga, sebaiknya tidak disebarkan di media sosial.
Tidak hanya informasi berupa teks, bentuk lain seperti foto dan video yang menunjukkan lokasi pribadi, atau yang memungkinkan orang untuk tahu cara masuk ke rumah dan lainnya itu yang perlu diperhatikan.
Jangan sampai kita teledor memberikan segala informasi privasi dan memicu hal yang tidak diinginkan terjadi. (Serambinews.com/Yeni Hardika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/stiker-add-yours-fitur-baru-instagram-yang-kini-sedang-trend.jpg)