Kamis, 9 April 2026

Dipicu Kelaparan, Siswa Nekat Pukul Guru yang Tetap Mengajar saat Jam Makan Siang

Video dari pemukulan guru yang tejadi di China tersebut pun viral di media sosial di negara tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
Weibo Via Asia One
Seorang guru ditinju siswanya hingga terluka karena tetap mengajar saat seharusnya istrihat makan siang. 

SERAMBINEWS.COM, HUNAN - Seorang siswa kelaparan memukuli guru perempuannya karena tetap mengajar dalam kelas saat jam makan siang.

Video dari pemukulan guru yang tejadi di China tersebut pun viral di media sosial di negara tersebut.

Insiden itu terjadi pada sebuah SMP di Hunan, Rabu (10/11/2021).

Dikutip dari Asia One, berdasarkan rekaman CCTV dari penyerangan tersebut terlihat sang siswa tiba-tiba memukulkan tinjunya ke meja setelah mengalami frustrasi saat belajar.

Tak lama kemudian, ia tiba-tiba berlari ke arah guru dan mengayunkan tinju ke arahnya.

Sedangkan siswa lainnya terlihat terkejut dengan serangan mendadak tersebut.

Mereka hanya menonton ketika temannya menghujani tinju kepada sang guru.

Akibatnya, guru perempuan tersebut mengalami luka dan memar di sekitar mata dan pipinya.

Sejumlah siswa kemudian berusaha menghentikan temannya, sehingga kekerasan itu berhenti.

Baca juga: Mahasiswa Cekik dan Pukul Sang Kekasih hingga Memar, Tak Terima Diputuskan

Baca juga: Kronologi Petugas Dishub Pukul Sopir Mobil Pikap Setelah Gagal Menilang, Sopir Bawa Surat Lengkap

Media China mengungkapkan, saat ini investigasi atas insiden tersebut tengah dilakukan.

Setelah klip tersebut muncul di media social Weibo, berbagai reaksi dari warganet pun muncul.

“Meski guru menyelesaikan kelas terlambat, tetapi itu untuk siapa? Jika siswa tidak bisa bersabar, pulang saja dan makan. Anda tak perlu memukuli guru. Siswa itu harus dikeluarkan,” ujar salah seorang warganet.

Tetapi, juga Anda warganet yang membela aksi yang dilakukan siswa tersebut.

“Siapa pun yang pernah sekolah tahu, hanya tinggal sayuran yang tersisa di kantin ketika Anda datang telat. Saat waktunya makan, pelajaran seharusnya tak dilanjutkan,” kata yang lainnya.

Ini menjadi insiden kekerasan terbaru di sekolahan yang terekam video.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved