Selasa, 14 April 2026

Maulid

Maulid BPPA di Jakarta Meriah dengan Idang Meulapeh dan Kuah Beulangong

Juga sajian kuah beulangong yang dimasak Kombes Deddy Tabrani, putra Aceh yang sangat mahir mengolah masyakan kuah beulangong sekaligus mengkoordinasi

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Sebagian hidangan Meulapeh. 

“Pajoh betroe peuwo beuna," katanya. Maknanya "makan yang kenyang, juga jangan lupa bawa pulang," kata Banta Umar B Alwy melalui pengeras suara.

Gubernur Aceh diwakili Bukhari MM menyebut tradisi menggelar Maulid Nabi, merupakan tradisi khasanah Aceh dalam merawat adat budaya.

Maulid selain sebagai momen meneladani kehidupan Nabi Besar Muhammad SAW dan sekaligus menjadi renungan bersama untuk evaluasi dan introspeksi diri dalam meneladani khidupan Nabi Besar Muhammad SAW.

Hadir sejumlah tokoh Aceh, antara lain Menteri ATR Sofyan A Djalil, mantan Menteri BUMN Mustafa Abubakar, mantan Dubes RI untuk Australia Hamzah Thaib, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA, anggota DPR RI Rafli Kande dan banyak tokoh lainnya.

Menteri Sofyan A Djalil menyebut peristiwa maulid sangat penting artinya bagi masyarakat Aceh. Tradisi ini terus berlangsung sampai sekarang.

Baca juga: Pemko Lhokseumawe Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran KP-3 Banda Sakti

Tausyiah Maulid disampaikan ulama Aceh, Tgk Yusuf Abdul Wahab yang populer dipanggil Tu Sop.

Ia menyerukan agar terus meneladani kehidupan Rasulullah untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved