Breaking News:

Pelaku Terusik akibat Penertiban Tambang Emas Ilegal

PADA kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy SH SIK MSi, juga mengungkapkan, keputusan keempat tersangka

Editor: bakri
SERAMBI/SA‘DUL BAHRI
Winardy memperlihatkan foto dua dari delapan tersangka dalam kasus tersebut 

PADA kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy SH SIK MSi, juga mengungkapkan, keputusan keempat tersangka mau menyerahkan diri juga tak lepas dari adanya jaminan keamanan yang diberikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Ahmad Haydar SH MM, kepada mereka.

Baca juga: Nazaruddin Dek Gam Apresiasi Polda Pakai Cara Persuasif Tangkap Penyerang Pos Polisi di Aceh Barat

Baca juga: VIDEO Penembak Pos Polisi di Aceh Barat Menyerahkan Diri Bersama 4 Pucuk Senjata Api

Baca juga: Terungkap, Motif Serang Pos Polisi Ternyata Akbiat Terusik Penertiban Tambang Emas Ilegal

“Upaya persuasif yang dilakukan agar keempat tersangka itu mau menyerahkan diri tidaklah mudah.

Baca juga: Terungkap Motif Pos Polisi Diserang, Ternyata Terusik Akibat Penertiban Tambang Emas Ilegal

Baca juga: VIDEO Pelaku Penembakan Pos Polisi Panton Reu Tewas Didor, Satu Petugas Terluka

Baca juga: Pelaku Pemberondongan Pos Polisi Diminta Segera Menyerahkan Diri

Ada peran Pak Kapolda Aceh yang menjamin keselamatan dan merangkul mereka hingga timbul kesadaran untuk menyerahkan diri,” ungkap Kombes Pol Winardy didampingi Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda, dan Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Parmohonan Harahap,  dalam konferensi pers di Mapolres setempat, kemarin.

Satu pelaku penembakan Pos Polisi yang meninggal saat dievakuasi di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Senin (22/11/2021), dugaan pelaku yang meninggal tersebut usai terkena tembak panas karena melawan petugas.
Satu pelaku penembakan Pos Polisi yang meninggal saat dievakuasi di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Senin (22/11/2021), dugaan pelaku yang meninggal tersebut usai terkena tembak panas karena melawan petugas. (For Serambinews.com)

Ia menjelaskan, keempat pelaku yang menyerahkan diri itu tidak ditahan dengan pertimbangan subjektif penyidik bahwa mereka sangat kooperatif serta tak akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

“Mereka juga bersedia hadir di hadapan penyidik kapanpun dibutuhkan serta ada jaminan dari pihak keluarga, mukim, dan keuchik.

Tapi, mereka tetap kita kenakan wajib lapor setiap Senin dan Kamis,” timpalnya.

Baca juga: Pelaku Penembakan Pos Polisi Melawan Saat Ditangkap, Petugas Nyaris Kena Jantung Saat Ditusuk

Namun demikian, menurut Kombes Winardy, semua tersangka tetap akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolda Aceh, katanya,  sangat mengapresiasi kinerja tim gabungan serta akan memberikan penghargaan atas prestasi pengungkapan kasus tersebut secara tuntas dan berhasil membuat pelaku menyerahkan diri bersama barang buktinya.

Winardy menyebutkan, motif penyerangan Pos Polisi Panton Reu murni karena pelaku merasa terusik oleh aparat kepolisian yang sering melakukan penindakan terhadap illegal mining atau tambamg emas ilegal di wilayah Pantai Cermin, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat. (c45)

Baca juga: VIDEO 5 Terduga Penyerang Pos Polisi Diamankan, Tak Ada Kaitan dengan Eks Kombatan GAM

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved