Breaking News:

Berita Politik

Pemerintah Aceh Optimalkan Aset untuk Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah, Begini Paparan Taqwallah

Pemerintah Aceh komit untuk memanfaatkan seluruh aset yang dimiliki secara optimal agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Aceh.

Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah, MKes saat menyampaikan jawaban atas tanggapan Badan Anggaran (Banggar) DPRA terhadap RAPBA 2022, dalam rapat paripurna di Gedung Serbaguna DPRA, Selasa (30/11/2021). 

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh komit untuk memanfaatkan seluruh aset yang dimilikinya secara optimal agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Aceh (PAA).

"Aset tersebut ditata secara strategis agar lebih produktif sesuai dengan amanat Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2021 tentang Retribusi Aceh," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah, MKes.

Sekda menyampaikan hal itu dalam jawaban atas tanggapan Badan Anggaran (Banggar) DPRA terhadap RAPBA 2022, dalam rapat paripurna di Gedung Serbaguna DPRA, Selasa (30/11/2021).

Sekda menjelaskan, adanya selisih antara realisasi Pendapatan Asli Aceh, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan Aceh yang sah tahun 2022, dengan yang telah ditargetkan dalam  RPJMA tahun 2022, disebabkan oleh kondisi perekonomian negeri yang tidak normal.

Taqwallah menerangkan, asumsi pada saat penyusunan RPJMA Tahun 2017-2022, kondisi ekonomi saat itu berjalan secara normal.

Tetapi, pada awal tahun 2020 sampai dengan saat ini, kondisi pertumbuhan ekonomi dunia, nasional, maupun daerah, mengalami penurunan yang signifikan akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Banggar DPRA Tanggapi Nota Keuangan RAPBA 2022,Tuntut Pergantian Kepala Biro Pengadaan Barang & Jasa

"Kondisi ini menyebabkan kegiatan usaha ekonomi masyarakat dan dunia usaha ikut melemah, sehingga menurunnya tingkat pendapatan negara, daerah dan masyarakat,” urai dia.

“Hal ini berimplikasi menurunnya realisasi penerimaan Pendapatan Asli Aceh, pendapatan transfer, dan lain-lain Pendapatan Aceh yang sah sebagaimana target yang sudah direncanakan dalam RPJMA 2017-2022," tutur Taqwallah.

Sekda melanjutkan, anggaran untuk belanja Aceh tahun 2022 yang direncanakan sebesar Rp 16 triliun lebih, dialokasikan untuk membangun masyarakat berkualitas dan berdaya saing untuk mewujudkan kemandrian ekonomi yang inklusif.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved