Breaking News:

Berita Aceh Tengah

PN Takengon Nyatakan Gugatan Anak Terhadap Ibu Kandung Tidak Dapat Diterima, Begini Pengertiannya

Pembacaan putusan terkait dengan perkara perbuatan melawan hukum tersebut dilakukan pada Selasa (30/11/2021), di Ruang Sidang Kartika PN Takengon.

Penulis: Mahyadi | Editor: Saifullah
SERAMBI/MAHYADI
Alkausar (72), ibu yang digugat anak kandungnya, AH, salah seorang pejabat di lingkungan Setdakab Aceh Tengah. Foto direkam di rumahnya kawasan Takengon, Rabu (17/11/2021). 

Laporan Mahyadi  | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Takengon akhirnya memutuskan gugatan Dr Dra Asmaul Husna, MSi terhadap terhadap ibu kandung serta beberapa saudara kandungnya, tidak dapat diterima.  

Pembacaan putusan terkait dengan perkara perbuatan melawan hukum tersebut dilakukan pada Selasa (30/11/2021), di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri Takengon.

Adapun tergugat terdiri dari Kausar yang merupakan ibu kandung dari Asmaul Husna selaku penggugat dalam kasus menghebohkan ini.

Selain itu, keempat saudaranya juga ikut digugat, yaitu Alfina, Fauzi, Mukhlis, dan Rahmi.

Kasus gugatan ini sebelumnya sempat viral, bahkan menjadi perbicangan seantero negeri lantaran Asmaul Husna dinilai tega menggugat ibu kandungnya sendiri hanya gara-gara harta warisan.

Berdasarkan informasi yang termuat di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Takengon, Majelis Hakim yang menangani jenis perkara melawan hukum itu, terdiri dari Hakim Ketua Aswin Arief, Hakim Anggota Chandra Khoirunnas, dan Hakim Anggota Heru Setiawan.

Baca juga: Viral Anak Gugat Ibu Kandung di Takengon, Nasir Djamil Sarankan Mediasi, Libatkan Tokoh Adat & Agama

Humas PN Takengon, Fadli Maulana ketika dihubungi Serambinews.com, Selasa (30/11/2021), membenarkan, bahwa Majelis Hakim telah memutuskan perkara gugatan melawan hukum dengan putusan gugatan peggugat tidak dapat diterima.

“Benar, tadi sudah ada putusan pengadilan terhadap perkara tersebut,” bebernya.

“Putusannya menyatakan, tidak dapat diterima dengan alasan adanya kesalahan formil dari gugatan yang dilayangkan oleh penggugat,” kata Fadli Maulana.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved