Kamis, 28 Mei 2026

Internasional

Moderna Siap Memproduksi Booster Omicron pada Maret 2022

Perusahaan obat AS, Moderna Inc. siap memproduksi booster Covid-19 varian Omicron pada Maret 2022.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Joseph Prezioso
Seorang pria berdiri di luar kantor pusat Moderna di Cambridge, Massachusetts AS 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Perusahaan obat AS, Moderna Inc. siap memproduksi booster Covid-19 varian Omicron pada Maret 2022.

Moderna akan melakukan uji coba yang menargetkan varian Omicron.

Kemudian, akan mengajukan ke otorisasi AS segera pada Maret 2021.

Presiden Moderna Stephen Hoge percaya suntikan penguat yang membawa gen secara khusus menargetkan mutasi varian Omicron.

Dia mengatakan hal itu akan menjadi cara tercepat untuk mengatasi pengurangan yang diantisipasi dalam kemanjuran vaksin yang mungkin ditimbulkannya.

"Kami sudah memulai program itu," katanya kepada Reuters, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Moderna Siap Produksi Vaksin Covid-19 Varian Omicron Awal 2022

Perusahaan juga sedang mengerjakan vaksin multi-valent yang akan mencakup hingga empat varian virus Corona yang berbeda termasuk Omicron.

"Itu bisa memakan waktu beberapa bulan lagi," katanya.

Amerika Serikat mengidentifikasi kasus Covid-19 pertamanya yang disebabkan oleh varian Omicron di California.

Omicron, yang dijuluki "varian perhatian" oleh Organisasi Kesehatan Dunia, sedang dipelajari.

Hoge mengatakan prosesnya bisa memakan waktu tiga atau empat bulan.

"Penguat khusus Omicron, secara realistis, tidak sebelum Maret dan mungkin pada kuartal kedua," kata Hoge.

Moderna akan dapat memproduksi vaksin saat melakukan pengujian, kata Hoge, agar siap diluncurkan sesegera mungkin.

Berdasarkan pola mutasi yang terlihat pada varian Omicron, yang mencakup mutasi yang telah terbukti mengurangi kemanjuran vaksin dalam studi laboratorium.

Hoge berharap akan ada dampaknya.

Baca juga: Singapura Deteksi Dua Pelancong ke Sydney Terinfeksi Omicron, Puluhan Petugas Bandara Dikarantina

Belum jelas seberapa besar penurunan kemanjuran varian Omicron akan menyebabkan vaksin saat ini, tetapi bisa menjadi signifikan, duga Hoge.

“Mutasi yang sebelumnya menyebabkan penurunan kemanjuran terbesar terlihat di Delta dan Beta," tambahnya.

"Dan semua mutasi itu muncul di Omicron,” kata Hoge.

Hoge memberi beberapa pertanyaan tentang Omicron:

“Jadi pertanyaannya di sini adalah, apakah kita akan melihat pertunjukan seperti Delta?

"Apakah kita akan melihat kinerja seperti Beta?

"Atau apakah kita akan melihat beberapa kelipatan silang dari keduanya?

"Saya pikir skenario terakhir itulah yang paling membuat orang khawatir."

Baca juga: Anggota Parlemen Inggris Tolak Pembatasan Omicron, Sebut Seperti Jalan Menuju Neraka

Hoge mengatakan perusahaan sedang menguji untuk melihat apakah penerima vaksin Moderna yang divaksinasi penuh terlindungi dari varian tersebut.

Serta mereka yang menerima dosis suntikan 50 mikrogram dan 100 mikrogram booster.

“Saya masih percaya, vaksin yang ada setidaknya bisa memperlambat, jika tidak benar-benar menghentikan varian Omicron,” katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved