Selasa, 5 Mei 2026

Internasional

Presiden Joe Biden Gencarkan Suntikan Booster, Cegah Meluasnya Virus Corona dan Omicron

Presiden AS Joe Biden, Kamis (2/12/2021) mulai menggencarkan suntikan booster atau penguat Covid-19.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden AS Joe Biden menggelar konferensi pers tentang suntikan booster Covid-19 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden, Kamis (2/12/2021) mulai menggencarkan suntikan booster atau penguat Covid-19.

Dia menyampaikan rencanan musim dingin untuk memerangi virus Corona dan varian Omicron.

Dia berharap vaksin Covid-19 terus ditingkatkan dengan tanpa batasan baru yang besar, seperti dilansir AP.

Rencana tersebut mencakup persyaratan bagi perusahaan asuransi swasta untuk menanggung biaya tes Covid-19 di rumah.

Kemudian, pengetatan persyaratan pengujian untuk orang yang memasuki AS terlepas dari status vaksinasi mereka.

Tetapi beberapa negara lain menutup perbatasan atau memberlakukan kembali penguncian.

Namun, para pejabat AS mengatakan Biden tidak bergerak untuk memberlakukan pembatasan tambahan di luar rekomendasinya.

Baca juga: Presiden Joe Biden Khawatirkan Omicron, Jadi Ancaman Baru, Sama Seperti Covid-19 Sebelumnya

Dimana, orang Amerika harus tgetap memakai masker di dalam ruangan dan tempat umum.

Biden mengatakan strategi yang akan datang, akan diumumkan dalam pidato di National Institutes of Health untuk melawan virus.

Dia menegaskan bukan dengan penguncian, tetapi dengan vaksinasi yang lebih luas, booster, pengujian, dan banyak lagi.

Gedung Putih merilis rincian rencana Biden pada Kamis (2/12/2021) pagi, sebelum pidato.

Pemerintahan Biden memandang suntikan booster secara luas sebagai alat paling efektif untuk memerangi Covid-19 selama musim dingin ini.

Pakar medis mengatakan booster memberikan penambahan perlindungan dan lebih tahan lama terhadap Covid-19, termasuk varian baru, Omicron.

Baca juga: AS Laporkan Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron, Fauci Sebut Hanya Tunggu Waktu Saja Datang

Sekitar 100 juta orang Amerika memenuhi syarat untuk mendapatkan booster di bawah kebijakan AS.

Tetapi, lebih banyak lagi yang memenuhi syarat setiap hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved