Breaking News:

Internasional

Pria Bersenjata Serang Bus Pekerja Minyak Suriah, Sebanyak 10 Orang Tewas

Sejumlah pria bersenjata menyerang sebuah bus pengangkut pekerja minyak di Suriah. Serangan itu menewaskan sedikitnya 10 pekerja ladang minyak

Editor: M Nur Pakar
AFP/Bakr ALKASEM
Seorang anak laki-laki duduk dekat lokasi pemboman mobil di Kota Afrin yang dikuasai pemberontak di Suriah utara, Senin (11/10/2021). 

SERAMBINEWS.COM, DAMASKUS - Sejumlah pria bersenjata menyerang sebuah bus pengangkut pekerja minyak di Suriah.

Serangan itu menewaskan sedikitnya 10 pekerja ladang minyak di Provinsi Deir Ezzor, Suriah Timur.

"Sepuluh pekerja di ladang minyak Al-Kharata menjadi syuhada," lapor kantor berita SANA, Kamis (2/12/202).

Dilaporkan, seorang lagi terluka akibat serangan teroris di sebuah bus yang mengangkut mereka kembali dari tempat kerja.

Tidak segera jelas siapa yang bertanggung jawab.

Baca juga: Pentagon Perintahkan Penyelidikan Baru Serangan Udara ke Suriah 2019, Tewaskan Puluhan Warga Sipil

Tetapi kelompok ISIS secara teratur mengklaim operasi di provinsi kaya minyak itu yang pernah menjadi bagian wilayahnya yang membentang dari Suriah sampai Irak.

Badan Pemantau HAM Suriah mengatakan alat peledak digunakan dalam serangan bus di Deir Ezzor di mana ISIS masih aktif.

Ladang minyak Al-Kharata terletak 20 kilometer baratdaya kota Deir Ezzor.

Pasukan rezim merebutnya kembali pada 2017 setelah gerilyawan ISIS diusir dari daerah itu.

Kekhalifahan yang diproklamirkan oleh kelompok ISISI dikalahkan di Suriah di dusun tepi sungai Baghouz pada Maret 2019.

Baca juga: Pengembalian Perdana Menteri Sudan ke Pemerintahan, Cegah Perang Saudara Seperti di Suriah

Namun kelompok itu masih menyerang pasukan pemerintah dari tempat persembunyian di gurun Suriah yang luas.

Dimana, membentang dari pinggiran Damaskus ke perbatasan Irak.

Bulan lalu, ISIS membunuh setidaknya 13 pejuang milisi pro-rezim dalam penyergapan di Provinsi Deir Ezzor.

Sebanyak lima tentara Suriah juga tewas dalam ledakan di Deir Ezzor pada minggu yang sama, media pemerintah melaporkan.

Sekutu pemerintah Rusia telah melakukan serangan udara besar-besaran terhadap posisi ISIS di gurun selama dua hari terakhir ini.(*)

Baca juga: Jet Tempur Israel Kembali Serang Markas Hizbullah di Suriah, Empat Orang Tewas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved