Berita Kutaraja
Didominasi Anak Muda, Pengurus PWI Aceh akan Dilantik di Sabang Senin Lusa
“Draf susunan dan personalia PWI Pengurus PWI Provinsi Aceh yang kami kirim ke pengurus PWI Pusat akhirnya di-SK-kan pada 2 Desember 2021,” ujarnya.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Seminar nasional itu menghadirkan narasumber masing-masing Kajati Aceh, Kadisbudpar Aceh, dan DR. Aliamin (Dekan Vokasi Unmuha) sebagai narasumber pembanding.
Seminar dimoderatori Yarmen Dinamika, redaktur senior Harian Serambi Indonesia.
Ba’da Zuhur sampai selesai, di tempat yang sama dilakukan pelantikan pengurus PWI Aceh oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari dilanjutkan pelantikan Pengurus IKWI Aceh oleh Ny Indah Kirana Atal S. Depari.
Gubernur minta maaf
Di sisi lain, Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT secara khusus kepada Ketua PWI Aceh Terpilih, Nasir Nurdin menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir pada pelantikan pengurus PWI Aceh di Sabang karena pada saat bersamaan harus menghadiri acara KASN di Surabaya, Jawa Timur.
Baca juga: Nasir Nurdin Terpilih Sebagai Ketua PWI Aceh, Ini Harapannya Kepada Seluruh Anggota PWI
Namun demikian, Kepala Biro Humpro Setda Aceh, Muhammad Iswanto, SSTP, MM memastikan, akan ada pejabat yang mewakili Gubernur Nova Iriansyah ke Sabang dan sekaligus akan menyampaikan sambutan.
“Pemerintah Aceh mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PWI Aceh periode 2021-2021. Insya Allah sukses mengemban amanah organisasi,” ucap Muhammad Iswanto.
Didominasi wajah baru
Sementara itu, sesuai Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI, komposisi kepengurusan terdiri Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan Provinsi (DKP), Pengurus Harian dan Seksi-seksi.
Meskipun sudah di-SK-kan oleh pengurus PWI Pusat, namun sejauh ini nama-nama yang duduk di masing-masing posisi belum dipublis.
“Kita tunggu saja hingga pelantikan dan diumumkan secara resmi oleh pengurus PWI Pusat,” kata Nasir Nurdin yang juga mantan Waredpel Harian Serambi Indonesia.
Nasir Nurdin membenarkan informasi yang berkembang bahwa kepengurusan periode lima tahun ke depan didominasi anak muda yang telah memenuhi persyaratan untuk duduk di kepengurusan.
Di jajaran pengurus harian saja, sebut Nasir, dari 12 orang yang duduk di posisi itu, tujuh di antaranya adalah sosok-sosok berusia muda.
Kader PWI berusia muda juga mendominasi di 11 seksi. Dari 30 orang yang menyebar di berbagai seksi, lebih 80 persen adalah anak muda.
“Kita juga tak meninggalkan para senior termasuk tokoh pers dan praktisi media. Mereka adalah lentera bagi kita,” paparnya.
“Selain duduk di Dewan Penasihat dan DKP, mereka juga ikut memperkuat pengurus harian bahkan ada di di beberapa seksi,” demikian Nasir Nurdin.(*)