Breaking News:

Pabrik Migor

Ironis, Pabrik CPO Relatif Banyak, Aceh tak Punya Satu pun Pabrik Minyak Goreng

Kalau dilihat dari sumber bahan bakunya, sudah lebih dari cukup. Buktinya, jumlah pabrik CPO di Aceh sudah mencapai 55 unit, kemudian luas arael perke

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBI/HERIANTO
Satu unit mobil tangki pengangkut minyak goreng dari Medan sedang melayani pembelian partai besar di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, Rabu (7/7/2021). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wakil Ketua Kadin Aceh H Rami menyatakan Pemerintah Aceh, bersama dinas teknis yaitu Disperindag, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Biro Ekonomi Setda Aceh, PT PEMA, perlu menganalisa kembali kenapa, sampai saat ini di Aceh belum hadir satu unit pun pabrik minyak goreng, sementara areal tanaman kelapa sawit di Aceh sangat luas dan pabrik CPO cukup banyak.

“Jumlah pabrik CPO di Aceh saat ini, ada sekitar 55 unit dan luas areal kebun sawitnya sekitar 200.000 - 400.000 hektar, tapi anehnya kenapa belum ada satupun pengusaha pabrik CPO yang ingin membangun pabrik minyak goreng di Aceh," kata H Ramli kepada Serambi, Senin (6/12/2021), ketika dimintai tanggapannya terkait tingginya harga minyak goreng curah dan kemasan di Aceh, pasca kenaikan harga TBS sawit dan CPO.

Ramli menyatakan, sebagai pedagang grosir kebutuhan pokok dan Wakil Ketua Kadin Aceh, Bidang Perdagangan, dirinya sering bertemu para pengusaha pabrik PKS di Aceh, dalam berbagai acara pertemuan bisnis lokal maupun nasional dan selalu menanyakan kenapa pengusaha CPO yang ada di Aceh, mereka belum mau mendirikan pabrik minyak goreng di Aceh.

Baca juga: Laga Pembuka Liga-3 Grub D, PSSB Bireuen Tahan Imbang PSAS Babah Buloh

“Asal ditanya hal itu, mereka jawab, nanti kita lihat kondisi di lapangan dulu,” ujar Ramli.

Kalau dilihat dari sumber bahan bakunya, sudah lebih dari cukup. Buktinya, jumlah pabrik CPO di Aceh sudah mencapai 55 unit, kemudian luas arael perkebunan kelapa sawitnya sekitar 200.000 - 400.000 hektar.

“Apakah dengan jumlah pabrik CPO dan luas areal perkebunan kelapa sawit yang ada saat ini, belum mampu memenuhi kebutuhan bahan baku minyak gorengnya,” ujar Ramli kembali bertanya.

Akibat di Aceh belum ada pabrik minyak goreng curah, kata H Ramli, harga jual grosir dan eceran minyak goreng di Aceh jadi tinggi.

Kondisi ini membuat angka inflasi makanan di Aceh selalu tinggi, karena harga tebus minyak gorengnya, jauh di atas harga tebus di Sumut.

Tapi bila di Aceh, terdapat pabrik minyak goreng, harga tebus, grosir dan eceran minyak goreng curah dan kemasan di Aceh bisa sama seperti di Sumut.

Baca juga: VIDEO - Kapolda Perintah Copot 4 Penyidik Polres Bener Meriah, Terkait Kasus Aniaya Tahanan

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved