Internasional
Amerika Serikat dan Eropa Frustrasi Melihat Sikap Iran. Hanya Buang-buang Waktu
Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa sangat frustrasi melihat sikap Iran dalam pembicaraan nuklir.
"Waktu hampir habis," mereka memperingatkan.
“Tanpa kemajuan cepat, mengingat program nuklir Iran yang maju cepat, JCPOA akan segera menjadi cangkang kosong,” tambah diplomat Eropa.
Kesepakatan itu, yang disegel di Wina pada 2015, dimaksudkan untuk mengendalikan program nuklir Iran dengan imbalan sanksi ekonomi yang dilonggarkan.
Menyusul keputusan AS menerapkan kembali sanksi terhadap Iran, Teheran telah menggenjot program nuklirnya lagi.
Bahkan, sudah memperkaya uranium di luar ambang batas yang diizinkan dalam perjanjian.
Iran juga telah membatasi pemantau dari pengawas atom PBB untuk mengakses fasilitas nuklirnya.
Baca juga: Presiden AS dan China Segera Membahas Kesepakatan Nuklir Iran 2015
Sehingga, meningkatkan kekhawatiran tentang apa yang dilakukan negara itu di luar pandangan.
Berbicara kepada wartawan di Jakarta, Blinken menunjuk pada rasa frustrasi yang diungkapkan oleh kekuatan Eropa.
“Kami melanjutkan pada jam ini, pada hari ini untuk mengejar diplomasi karena saat ini tetap merupakan pilihan terbaik," jelasnya.
"Tetapi kami secara aktif terlibat dengan sekutu dan mitra tentang alternatif,” katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pabrik-senjata-nuklir-iran.jpg)