Breaking News:

Pembunuhan

Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan dengan Kaki dan Tangan Terikat di Lambadeuk

Sejauh ini untuk nama tersangka, kronologi dan motif pembunuhan yang menghilangkan nyawa perempuan itu masih dirahasiakan.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ansari Hasyim
Foto kiriman warga
Relawan PMI dan Kapolsek Peukan Bada, Ipda Muhammad Al Munawir mengangkat mayat perempuan yang ditemukan di pinggir Jalan Gampong Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Rabu (14/12/2021) 

Namun, pada Selasa siang tersebut baunya semakin menyengat.

Untuk menyibak rasa penasarannya akan bau tersebut, sehingga Khairul Fattah memastikan sumber bau tersebut.

Seorang Remaja Dirudapaksa dan Digilir 14 Pemuda di Nagan Raya, Polisi Beberkan Kronologis

"Bau itu sudah dicium tiga hari berturut-turut dari jalan yang dia lewati setiap hari saat mau ke kebunnya. Tapi, saksi Khairul mengira itu bau dari bangkai yang mati. Tapi, kok baunya semakin menyengat, makanya beliau penasaran untuk mencari tahu," terang AKP Ryan.

Lanjut Kasat Reskrim, pekebun itu sontak saat melihat kondisi tangan yang sudah menghitam keluar dari balutan mantel plastik.

Tak ayal, ia langsung meninggalkan lokasi itu dan menginformasi temuan mayat tersebut kepada warga lainnya.

Tidak lama setelah itu warga pun menelepon Polsek Peukan Bada.

Petugas Kepolisian Polsek Peukan Bada pun meluncur ke lokasi dan langsung berkoordinasi dengan Polresta Banda Aceh setelah memastikan tentang temuan mayat perempuan itu.

"Mayat perempuan itu dibalut dalam mantel plastik warna hijau dan tidak terpaut jauh dari jalan, sekitar tiga meter," terang mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara ini.

Pada saat dilakukan evakuasi dan olah TKP, kondisi mayat perempuan itu sudah sangat memprihatinkan.

Wajahnya sudah tidak dapat dikenali lagi dan tubuhnya mulai menghitam dengan kondisi kaki masih terikat.

Begitu juga dengan kondisi tangannya juga diduga sempat terikat, tapi ikatanya sudah terlepas.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh ini menyebutkan pihak sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan jenazah perempuan malang tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh untuk di autopsi.

"Sejauh ini kami masih melakukan penyelidikan. Mohon doanya, semoga kasus ini segera terungkap," pungkas Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP Ryan.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved