Berita Luar Negeri
Warga Dilarang Tertawa 11 Hari Tiap Desember di Negara Ini, Bila Melanggar Ditangkap dan Hilang
melarang warga Korea Utara untuk menunjukkan ekspresi kebahagiaan atau secara eksplisit melarang warganya tertawa selama 11 hari pada bulan desember
Tetapi tahun ini, masa berkabungnya ditambah sehari untuk memperingati satu dekade sejak meninggalnya Kim Jong Il.
Baca juga: Polda Aceh Panggil Teungku Ni, Terkait Pengibaran Bendera Bintang Bulan
“Dulu banyak orang yang kedapatan minum atau mabuk selama masa berkabung.
Mereka ditangkap dan diperlakukan sebagai penjahat ideologis. Mereka dibawa pergi dan tidak pernah terlihat lagi,” kata sumber tersebut.
Polisi Korea Utara juga diperintahkan untuk mencari mereka yang tidak terlihat cukup gundah selama masa berkabung, menurut RFA yang mengutip sumber kedua.
“Mulai hari pertama Desember, mereka (polisi) memiliki tugas khusus untuk menindak mereka yang merusak suasana berkabung kolektif,” kata sumber kedua itu.
Masa berkabung tahun ini akan digelar berbagai kegiatan seperti pameran seni, konser peringatan, dan pameran bunga Kimjongilia.
Baca juga: Hari Ke 7 Pencarian, Mayat Amri Lubis Ditemukan, Tim Sisir Lae Kombih Cari Korban Mobil Masuk Jurang
Namun, beberapa penduduk setempat cukup berani untuk berbicara secara anonim menentang tradisi tahunan tersebut.
Mereka mengaku, masa berkabung menyebabkan gangguan yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari.
“Saya hanya berharap masa berkabung Kim Jong Il dipersingkat menjadi satu minggu, seperti masa berkabung Kim Il-sung,” kata salah satu warga yang dikutip RFA.
Mengenang pemerintahan Kim Jong Il, periode tergelap Korea Utara
Kim Jong Il memerintah Korea Utara sejak 1994 hingga meninggal dalam usia 69 tahun pada 2011 akibat serangan jantung.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Sabtu (18/12/2021), Berikut Daftar Harga Emas Per Gram
Setelah Kim Jong Il meninggal, kekuasaan tertinggi di Korea Utara diteruskan oleh putranya, Kim Jong Un, hingga sekarang.
Pemerintahan Kim Jong Il adalah salah satu periode tergelap dalam sejarah Korea Utara.
Pada pertengahan 1990-an, terjadi kelaparan hebat di Korea Utara.
Diperkirakan sebanyak 3,5 juta orang meninggal dalam kurun empat tahun.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ribuan-orang-membungkukkan-badan-di-hadapan-patung-dua-mendiang-pemimpin-korea-utara.jpg)