Breaking News:

17 Tahun Tsunami Aceh

Persiden Turki Erdoğan di Peringatan Tsunami Aceh: Bersyukur Bisa Melihat Kebaikan Masyarakat Aceh

Dalam sambutannya, Erdoğan mengaku senang bisa berpartisipasi dalam acara peringatan ini, meskipun dari kejauhan.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Zaenal
AP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato di KTT G20 Roma, Italia, Minggu (31/10/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Pada Minggu (26/12/2021) kemarin, merupakan hari peringatan 17 tahun bencana alam tsunami yang melanda Aceh 2004 silam.

Hampir di seluruh lapisan masyarakat Aceh memperingati bencana yang tepatnya terjadi pada 26 Desember 2004.

Tak terkecuali anggota Diaspora Global Aceh yang juga mengadakan acara peringatan tsunami Aceh 2004.

Ternyata, dalam momen peringatan yang diadakan oleh Diaspora Global Aceh secara virtual pada Minggu (26/12/2021) tersebut, turut serta hadir Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan.

Di kesempatan itu, Erdogan juga menyampaikan beberapa pesan sebagai sambutan di momen peringatan 17 tahun tsunami Aceh.

Dalam sambutannya, Erdoğan mengaku senang bisa berpartisipasi dalam acara peringatan ini, meskipun dari kejauhan.

Erdoğan juga tak lupa memanjatkan doa bagi korban bencana tsunami Aceh yang telah meninggal dunia.

"Saya mendoakan rahmat Tuhan atas saudara-saudara saya yang kehilangan nyawa dalam bencana besar tahun 2004 itu, dan kesabaran bagi mereka yang ditinggalkan. Semoga Tuhanku menghormati saudara-saudara kita yang telah meninggal dengan gelar syahid," kata Erdoğan seperti dikutip dari video pidatonya yang juga di tayangkan oleh kantor berita  Turki,  A Haber.

Baca juga: Pesan Presiden Turki Erdogan di Peringatan 17 Tahun Tsunami Aceh: Kami Akan Terus Dukung Indonesia

Orang nomor satu di Turki ini lantas menguraikan kedekatan hubungan antara Indonesia dan Turki, terutama dengan Provinsi Aceh.

Menurutnya, kedua negara ini memang sudah sejak lama saling membantu satu sama lain dan masih berlangsung hingga saat ini.

"Kami (Turki) memiliki sejarah ikatan persahabatan yang kuat dengan Indonesia sejak berabad-abad yang lalu. Nenek moyang kami tidak mengabaikan permintaan bantuan dari Sultan Aceh Alaeddin," ujar Erdoğan.

"Hari ini, kami melanjutkan solidaritas kami dengan saudara-saudara kami di Indonesia. Sesuai dengan perintah Nabi (saw), sesama muslim adalah saudara," sambungnya.

Erdoğan menyampaikan bahwa Turki akan selalu hadir ketika Indonesia mengalami bencana.

Sebab sebagai saudara, Turki juga merasakan sakit saat Indonesia berjuang melawan bencana.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved