Berita Banda Aceh
BSI Luncurkan UMKM Center di Banda Aceh, Ini Pertama di Indonesia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI UMKM Center dan Portal Go UMKM, di Provinsi Aceh
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI UMKM Center dan Portal Go UMKM, di Provinsi Aceh, tepatnya di Jalan Jendral Sudirman Nomor 37, Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Rabu (29/12/2021).
BSI UMKM Center di Aceh merupakan yang pertama di Indonesia, yang nantinya akan diikuti oleh provinsi lainnya.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan, fasilitas dan layanan tersebut akan menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mendapatkan pelatihan, pembinaan, pembiayaan hingga membantu proses pemasaran produk.
Diharapkan pelaku UMKM yang memanfaatkan program tersebut dapat meningkatkan skala usahanya. Antaranya melalui optimalisasi potensi bisnis hingga dukungan proses digitalisasi usaha.
"Kami berharap UMKM Center di Aceh ini dapat memperkuat kehadiran BSI sekaligus bermanfaat untuk meningkatkan kelas bagi UMKM di Aceh melalui berbagai program pembinaan agar pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnisnya secara modern, terdigitalisasi bahkan mampu memasuki pasar global,” kata Hery.
Baca juga: Cegah Kerumunan Pergantian Tahun Baru, Seluruh Warung Wajib Tutup Pukul 23.00 WIB
Hery menambahkan kehadiran UMKM Center di Aceh merupakan bagian dari upaya BSI meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha di segmen tersebut, sehingga terbentuk suatu ekosistem UMKM Indonesia yang unggul dan berkualitas.
Dikatakan, visi besar BSI untuk mendukung pengembangan pelaku UMKM beralasan kuat. UMKM menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi Indonesia yang terdampak krisis akibat pandemi Covid-19.
Kontribusi segmen UMKM mencapai 61,07 persen atau senilai Rp 8.573,89 triliun.
Segmen UMKM mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42 persen dari total investasi di Indonesia.
Secara nasional, jumlah pelaku UMKM pun mencapai 99 persen dari total usaha di Indonesia. Di Banda Aceh sendiri terdapat kurang lebih 16.950 unit UMKM.
Baca juga: Panglima TNI Tegas, 3 Oknum TNI Memungkinkan Dihukum Mati, Jenderal Dudung Minta Maaf
“Bayangkan jumlah UMKM yang ada di seluruh Aceh, digabung dengan potensi bantuan pengembangan dari BSI dan impact-nya untuk kemaslahatan masyarakat Aceh.
Karena itulah hari ini kita berkumpul disini meresmikan UMKM Center sebagai salah satu bentuk dukungan BSI untuk pengembangan UMKM di Aceh. BSI dan UMKM tidak bisa dipisahkan, BSI dan UMKM itu senafas dan seirama,” ujarnya menegaskan
Komitmen nyata perseroan mengembangkan pelaku UMKM melalui BSI UMKM Center pun seiring program pemerintah pusat dalam upaya pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.
BSI sudah menyalurkan pembiayaan untuk segmen UMKM mencapai Rp 38,3 triliun secara nasional dengan kualitas pembiayaan yang sangat baik. Nilai tersebut sekitar 23 persen dari total portofolio pembiayaan BSI.
Adapun khusus untuk provinsi Aceh, penyaluran pembiayaan BSI ke sektor UMKM sudah mencapai Rp 6,9 triliun. Jumlah itu sekitar 46 persen dari total portofolio pembiayaan yang disalurkan BSI di Aceh.
Hal ini menandakan keseriusan perseroan dalam mendorong kemajuan usaha kerakyatan.
Baca juga: Perkuat Ekonomi Umat, BSI Luncurkan Digitalisasi Ekosistem Masjid di Bumi Serambi Mekah
Hery pun menambahkan, untuk meningkatkan pengembangan UMKM, BSI nantinya akan kembali membangun UMKM Center di beberapa wilayah lain di Tanah Air.
BSI UMKM Center juga memberikan pelatihan kepada UMKM untuk memodernisasi bisnis dengan memanfaatkan sosial media sebagai wadah pemasaran.
Selain itu, BSI juga membuat portal khusus untuk membantu pemasaran produk-produk UMKM binaan BSI UMKM Center.
Portal tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar pelaku UMKM agar mampu mendukung pengembangan bisnisnya yang pada akhirnya dapat pula menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
"Ke depan, kami pun akan lebih mengaktifkan peran BSI UMKM Center dengan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada UMKM. Sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai co-working space bagi pelaku usaha dan sarana inkubasi para pelaku UMKM," pungkasnya.
Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Iskandar Syukri mewakili Gubernur Aceh, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran PT Bank Syariah Indonesia Regional Aceh atas inisiatifnya membangun UMKM Center.
Dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat, terutama di sektor UMKM.
Baca juga: Final Piala AFF 2020 – Ini Kata Pakar Sepak Bola Thailand Sebelum Perang Besar Lawan Indonesia
"Kegiatan ini tentunya sangat sejalan dengan kebijakan Pemerintah Aceh yang menjadikan sektor UMKM sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan daerah," sebutnya.
Dikatakan, dengan adanya dukungan dan langkah konkrit seperti ini, khususnya dari lembaga keuangan yang ada di Aceh.
Diharapkan akan memberi dampak untuk lebih bergeliatnya UMKM di provinsi ini yang nantinya sektor tersebut benar-benar akan dapat memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan ini juga dihadiri Wali Naggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar, Sekda Kota Banda Aceh, Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia, Kokok Alun Akbar, CEO BSI Regional I Aceh, Wisnu Sunandar, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Aceh, Yusri, Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Achris Sarwani. (*)
Baca juga: DPRA Akhirnya Sahkan Empat Raqan Prioritas 2021 Jadi Qanun Aceh, Ini Daftarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sejumlah-tas-bermotif-aceh-dipajang-di-bsi-umkm-center.jpg)