Tahun Baru
Dipantau Wali Kota, Malam Pergantian Tahun di Banda Aceh Berjalan tanpa Perayaan
Sudah hampir 10 tahun Banda Aceh konsisten menjaga tradisi tanpa perayaan tahun baru. Hal itu, karena perayaan tahun baru masehi dinilai tidak sesuai
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Malam pergantian tahun baru masehi, dari 2021 ke 2022 di Banda Aceh dilalui tanpa perayaan.
Berbeda dengan kota belahan dunia lain, di Banda Aceh detik-detik masuknya 2022, tidak ada terdengar suara terompet, kembang api, hingga musik yang menggelagar.
Sudah hampir 10 tahun Banda Aceh konsisten menjaga tradisi tanpa perayaan tahun baru. Hal itu, karena perayaan tahun baru masehi dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan unsur Forkopimda ikut memantau kawasan Simpang Lima Banda Aceh saat detik-detik pergantian tahun.
Aminullah Usman menyampaikan, tahun ini Banda Aceh kembali konsisten menjaga tradisi tanpa ada perayaan tahun baru.
• Pria di Bekasi Cabuli Remaja Putri Anak Temannya, Pelaku Beraksi saat Korban ke Kamar Mandi
“Malam ini, tadi jam 00.00 WIB memasuki tahun baru tahun 2022 Masehi. Alhamdulillah tidak ada satu petasan, terompet, dan kegiatan hura-hura lainnya kita lihat ini tidak terjadi,” ujarnya.
Menurut Wali Kota, berdasarkan laporan yang ia terima dari para camat. Seluruh desa maupun Kecamatan yang ada di Banda Aceh tak melakukan perayaan tahun baru 2022.
• Banjir dan Angin Puting Beliung Landa Blang Mangat Lhokseumawe
Diakui, tahun kondisi Banda Aceh memang sangat ramai. Namun semua dipastikan berjalan tertib.
"Memang di pukul 00.00 WIB masih ramai sekali warga di jalan raya yang mungkin menikmati suasana Banda Aceh,” tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/malam-890oijk.jpg)