Minggu, 12 April 2026

Banjir di Aceh Utara

12.337 Warga Mengungsi, Kecamatan Lhoksukon Terparah Dihantam Banjir

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, mayoritas warga yang harus mengungsi berada di Kecamatan Lhoksukon, dengan jumlah Kepala Keluarga 3.553 KK d

Penulis: Jafaruddin | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Foto Dok Humas Pemkab Aceh Utara
Warga di Aceh Utara mengungsi ke meunasah setelah rumah mereka direndam banjir. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Banjir di Aceh Utara terus meluas ke 13 kecamatan dan ketinggian bertambah hingga Minggu (2/1/2021) malam.

Eksesnya, warga harus mengungsi ke tempat yang aman seperti meunasah dan rumah tetangga, balai pengajian dan masjid.

Dari kecamatan yang terendam tersebut, warga yang sudah mengungsi di Kecamatan Langkahan, Cot Girek, Lhoksukon, Matangkuli dan Pirak Timu.

Sedangkan di beberapa kecamatan lainnya airnya sudah mulai surut dan terendam beberapa desa saja.

Akui Striker Indonesia Susah Berkembang, Shin Tae-yong: Di Liga pun Banyak Pakai Orang Asing

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, mayoritas warga yang harus mengungsi berada di Kecamatan Lhoksukon, dengan jumlah Kepala Keluarga 3.553 KK dengan jumlah 12.337 jiwa.

Mereka berasal dari 18 desa di Kecamatan Lhoksukon. Masing-masing, Meunasah Rayeukdengan jumlah155 KK (210 jiwa), DesaMeucat43 KK (150 jiwa).

Lalu, Desa NgaLhoksukon Tengah 230 KK(700 jiwa), Manyang350 KK(1.600 jiwa), Babah Geudubang136 KK(400 jiwa), Meurbo132 KK(402 jiwa).

Mesir Desak Hamas dan Israel Patuhi Gencatan Senjata dan Hindari Permusuhan

Lalu,KruengLhoksukon Tengoh 45 KK(176 jiwa), Desa Rawa71 KK(250 jiwa), Jok210 KK(450 jiwa), Meuria45 KK(180 jiwa), Desa Blang 361KK (1.369 jiwa), Desa Beuringen182KK (698 jiwa).

Kemudian Desa Geulumpang122 KK(366 jiwa), Kuta Lhoksukon600 KK(1.958 jiwa), Desa Ceubrek385 KK(1.428jiwa).

Seterusnya Desa Trieng Matang Ubi300 KK(1.300 jiwa), Meunasah AsanLhoksukon Barat 150 KK(600 Jiwa), dan MeunasahPante36 KK(100jiwa).

Sedangkan ti Kecamatan Samudera warga yang mengungsi berada di tiga lokasi. Desa Teupin Ara100 KK, kemudian Desa Madan163 KKdan DesaPusong 40 KK.

“Selain di dua kecamatan tersebut, juga ada pengungsi di Kecamatan Langkahan dan Matangkuli,” kata Kabag Humas Pemkab Aceh Utara Hamdani kepada Serambinews.com, Minggu (2/1/2022).

Menurut Kabag Humas, di Kecamatan Pirak Timu ketinggian air antara 90 sentimeter sampai 160 sentimeter. “Ada 15 desa yang terendam di Pirak Timu, dan terjadi pengungsi 11 titik,” pungkas Kabag Humas.

Diberitakan sebelumnya, guyuran hujan dari mulai Sabtu (1/1/2022) pagi hingga malam mengakibat banjir yang sudah merendam Aceh Utara tiga hari lalu menjadi semakin meluas dan bertambah ketinggian air.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved