Internasional

Mesir Desak Hamas dan Israel Patuhi Gencatan Senjata dan Hindari Permusuhan

Pemerintah Mesir pada Minggu (2/1/2021) mendesak Israel dan Hamas di Jalur Gaza, Palestina mematuhi gencatan senjata sejak Mei 2021.

Editor: M Nur Pakar
Anadolu Agency
Hamas mendesak semua pihak untuk menekan Israel agar menghentikan blokadenya terhadap Jalur Gaza. 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Pemerintah Mesir pada Minggu (2/1/2021) mendesak Israel dan Hamas di Jalur Gaza, Palestina mematuhi gencatan senjata sejak Mei 2021.

Kedua wilayah itu juga diminta untuk mampu mengendalikan permusuhan.

Upaya Mesir itu dilakukan setelah Hamas meluncurkan roket ke Laut Mediterania di lepas pantai Israel tengah.

Sehingga, mendorong Israel melakukan serangan udara terhadap posisi hamas di Jalur Gaza Minggu (2/1/2021) pagi.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Militer Israel mengatakan menyerang tempat pembuatan roket dan pos militer milik Hamas di Jalur Gaza, sebagai tanggapan atas tembakan roket.

Baca juga: Qatar Lanjutkan Membayar Gaji Pegawai Hamas dan Mengirim Bahan Bakar ke Jalur Gaza

“Siapapun yang mengarahkan rudal ke Israel harus bertanggungjawab,” kata Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, Minggu (2/1/2021).

Pada Rabu (28/12/2021), pejuang Palestina menembak seorang kontraktor Israel yang bekerja di sepanjang pagar perbatasan.

Israel menanggapi dengan tembakan tank ke posisi militan dalam apa yang merupakan baku tembak pertama dalam beberapa bulan.

Pejabat Mesir meminta Hamas dan kelompok pejuang Palestina lainnya di Jalur Gaza untuk menghentikan tindakan provokatif.

Mesir juga meminta Israel mempercepat pengaturan yang disepakati sebagai bagian dari gencatan senjata.

Baca juga: Inggris Akan Jadikan Penguasa Jalur Gaza, Hamas Sebagai Organisasi Teroris

Hal itu disampaikan oleh seorang diplomat Mesir yang mengetahui tentang upaya yang sedang berlangsung.

“Tidak ada pihak yang menginginkan perang besar-besaran,” kata diplomat itu.

“Mereka hanya menginginkan jaminan dan langkah di lapangan." tambahnya.

Gencatan senjata, yang ditengahi oleh Mesir dan mediator lainnya, telah rapuh.

Namun kelompok pejuang Palestina mengatakan Israel belum mengambil langkah serius untuk meredakan blokade yang diberlakukan di Gaza dengan Mesir.(*)

Baca juga: Dua Tentara Israel Terluka Parah dan Lima Pejuang Hamas Tewas Dalam Bentrokan di Tepi Barat

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved