Selasa, 14 April 2026

Internasional

Satu Dari 25 Warga Inggris Terinfeksi Covid-19, Pemerintah Buat Rencana Darurat

Setiap satu dari 25 warga Inggris ternyata terinfeksi virus Corona dalam sepekan terakhir ini. Pemerintah Inggris langsung membuat rencana darurat

Editor: M Nur Pakar
AFP/Steve Parsons / POOL
Perdana Menteri Boris Johnson memantu pusat vaksinasi Covid-19 di Guttman, Stadion Stoke Mandeville, Aylesbury, baratlaut London, Inggris, Senin (3/1/2022). 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Setiap satu dari 25 warga Inggris ternyata terinfeksi virus Corona dalam sepekan terakhir ini.

Pemerintah Inggris langsung membuat rencana darurat jika rumah sakit, sekolah, dan tempat kerja lainnya dilanda kekurangan staf.

Dimana, sedang terjadi tengah lonjakan infeksi virus Corona yang memecahkan rekor di negara itu.

Tempat kerja sektor publik telah mempersiapkan ketidakhadiran staf mulai dari 10% hingga 25%.

Karena Covid-19 telah membuat lebih banyak orang sakit atau memaksa mereka untuk mengisolasi, seperti dilansir AP, Senin (3/1/2022).

Varian Omicron yang sangat menular telah menyebabkan beban kasus baru harian Inggris melonjak selama Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: Polisi Inggris Tangkap Penyusup Bersenjata di Kastil Windsor,Tempat Liburan Ratu Elizabeth II

Kasus harian tertinggi sebanyak 189.000 orang terjadi pada 31 Desember 2021.

Sekitar 1 dari 25 warga Inggris atau sekitar 2 juta orang terinfeksi Covid-19 pada minggu sebelum Natal, lapor Kantor Statistik Nasional Inggris.

Di London, angkanya lebih rendah lagi, 1 dari 15 warga terinfeksi Covid-19.

Menteri Kantor Kabinet Stephen Barclay mengatakan sudah ada ketidakhadiran signifikan di kantor dan layanan publik.

Dia menyatakan pemerintah sedang mempersiapkan setiap kemungkinan yang terjadi.

Dia mengutip peningkatan dukungan untuk pengujian virus Corona di sekolah dan gudang.

Baca juga: Inggris Tetap Perketat Pembatasan Covid-19 Omicron Sebelum Natal

Dia berharap harus ada ventilasi yang baik, untuk mencegah penyebaran Omicron.

Sementara, siswa sekolah menengah di Inggris akan diwajibkan memakai masker saat kembali ke kelas setelah liburan Natal.

menteri Pendidikan Nadhim Zahawi mengatakan langkah itu untuk meminimalkan gangguan di sekolah-sekolah karena Omicron yang sangat menular.

Panduan serupa tentang masker untuk siswa berusia 11 tahun ke atas sudah diterapkan di sekolah-sekolah di Skotlandia dan Wales.

Siswa dan guru akan kembali ke ruang kelas pada Selasa (4/1/2021) setelah dua minggu libur.(*)

Baca juga: Boris Johnson Tetapkan Inggris Darurat Omicron, Warga Diwajibkan Suntikan Booster

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved