Senin, 27 April 2026

Berita Pidie Jaya

Distanpang Pidie Jaya Panen Bawang Perdana di Tiga Kecamatan Secara Serentak

Distanpang Pidie Jaya (Pijay) Senin (3/1/2022) memanen komoditi jenis bawang merah yang ditanami pada hamparan lahan 17 hektare secara serentak

Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Kepala Distanpang Pidie Jaya, drh Muzakkir Muhammad MM (dua kiri) bersama U Sur dinas dan petani di Gampong Musa Baroh, Kecamatan Bandar Baru, Pijay memperlihatkan hasil panen perdana bawang merah, Selasa (4/1/2022). 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) Pidie Jaya (Pijay) Senin (3/1/2022) memanen komoditi jenis bawang merah yang ditanami pada hamparan lahan 17 hektare secara serentak di tiga kecamatan.

Kepala Distanpang Pijay, drh Muzakkir Muhammad MM didampingi kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanamam Pangan dan Holtikultura, Syafri Sallam SP MP kepada Serambinews.com, Selasa (4/1/2022) mengatakan, panen perdana bawang merah dari sumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2021 lalu dilakukan secara serentak.

"Secara menyeluruh luas tanam pada hamparan 17 Ha yang tersebar di Kecamatan Trienggadeng, Bandar Baru, dan Meureudu," sebut Muzakkir Muhammad MM. 

Baca juga: Panen Bawang Merah di Pidie & Pijay 1 Hektare 6 Ton, Pola Tanam Diatur Hingga Panen 2 Minggu Sekali

Dirincikan Muzakkir Muhammad, ke 17 Ha lahan pengembangan komoditi bawang merah itu masing di Kecamatan Trienggadeng 3 Ha, Meureudu 4 dan Kecamatan Bandar Baru 10 Ha.

Semua lahan pengembangan komoditi bahan bumbu dapur itu diberikannya kepada 156 Kepala Keluarga (KK).

Pada intinya, pengembangan tanaman ini bagi 156 KK ini dilakukan semata-mata untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Dari hasil panen, setiap hekatere para petani memperoleh hasil rata-rata 8 sampai 9 ton.

Baca juga: Haji Uma Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Timur

"Sesuai harga pasar saat ini dijual Rp 22.000/Kg,"jelasnya.

Ditambahkan Muzakir Muhammad, dengan kondisi harah Rp 22.000/Kg maka dalam tahun ini 156 KK telah memperoleh dana lebih kurang Rp 2.992.000.000.

Karenanya "Ini artinya setiap KK memperoleh hasil secara finansial Rp 19.179.487.179,"pungkasnya. (*)

Baca juga: Prajurit Paskhas Terjun ke Lokasi, Bantu Evakuasi Korban Banjir di Lhoksukon

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved