Breaking News:

Berita Sabang

Imigrasi Sabang Terbitkan 98 Paspor Selama 2021, 16 Kapal Asing Berlabuh

Selama 2021, Imigrasi sabang hanya menerbitkan 98 Paspor sebagai Dokumen Perjalanan Republik Indonesia kepada WNI

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Hanton Hazali 

BANDA ACEH- Selama 2021, Imigrasi sabang hanya menerbitkan 98 Paspor sebagai Dokumen Perjalanan Republik Indonesia kepada WNI.

Selain itu, sebanyak 101 Izin Tinggal Kunjungan, 6 Izin Tinggal Terbatas dan 7 Izin Tinggal Tetap kepada Warga Negara Asing (WNA).

Terbatasnya penerbitan dokumen keimigrasian ini karena masih suasana Pandemi Covid-19.

Pihak Kejari Sabang, Kamis (26/10/2017) menyerahkan nahkoda kapal pesiar MV Silver Sea 2, Yotin Kuarabiad (baju putih) ke pihak Imigrasi Sabang untuk dideportasi ke negara asalnya, Thailand.
Pihak Kejari Sabang, Kamis (26/10/2017) menyerahkan nahkoda kapal pesiar MV Silver Sea 2, Yotin Kuarabiad (baju putih) ke pihak Imigrasi Sabang untuk dideportasi ke negara asalnya, Thailand. (IST)

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Hanton Hazali dalam Konferensi Pers sebagai refleksi akhir tahun, Senin (3/1).

"Layanan Keimigrasian Sabang pada tahun ini sangat menurun drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya dikarenakan masih dalam situasi pandemi yang belum usai, tapi kita terus berusaha melakukan penyesuaian sistem kerja dengan situasai terkini agar dapat menjaga layanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Keimigrasian pada aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM 2021, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang telah menerbitkan 98 Paspor sebagai Dokumen Perjalanan Republik Indonesia kepada WNI.

101 Izin Tinggal Kunjungan, 6 Izin Tinggal Terbatas dan 7 Izin Tinggal Tetap kepada WNA.

Selain itu, sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan fungsi Pengawasan dan Penindakan Kemigrasian terhadap WNA, Imigrasi Sabang juga rutin melaksanakan Operasi Gabungan bersama instansi terkait, yang sudah dilaksanakan selama 3 kali.

Pihaknya juga telah mendeportasi satu orang WNA berkewarganegaraan Perancis yang melakukan penyalahgunaan Izin Keimigrasian.

Ia menambahkan, meskipun Kapal Pesiar masih belum diizinkan masuk ke Wilayah Perairan Sabang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved