Breaking News:

Opini

Mengurai Kemiskinan Aceh Melalui Penguatan Wilayah Belakang

Wilayah belakang (hinterland) sering dimaknai sebagai daerah yang terletak di pedalaman (inland) atau di belakang pesisir (coast)

Editor: bakri
Mengurai Kemiskinan Aceh Melalui Penguatan Wilayah Belakang
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr. Ishak Hasan, M. Si, Dosen USK Ditugaskan sebagai Wakil Rektor II UTU Meulaboh

Oleh Dr. Ishak Hasan, M. Si, Dosen USK Ditugaskan sebagai Wakil Rektor II UTU Meulaboh

Wilayah belakang (hinterland) sering dimaknai sebagai daerah yang terletak di pedalaman (inland) atau di belakang pesisir (coast).

Sering juga digambarkan sebagai wilayah di belakang pelabuhan.

Posisi wilayah belakang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi sebuah bangsa.

Hal ini mengingat wilayah ini menjadi sumber pasokan penting bagi industri dan pasar di wilayah depannya, baik untuk berbagai kebutuhan domestik maupun untuk ekspor.

Wilayah belakang ini menjadi sangat penting diberi penguatan agar berbagai kebutuhan dapat dipasok dari daerah ini.

Wilayah belakang di banyak negara telah berperan penting sebagai penopang utama kehidupan di wilayah depannya.

Perkotaan tidak akan bisa berkembang dengan baik tanpa disokong kuat oleh wilayah belakang ini.

Berbagai sumberdaya ekonomi banyak dipasok dari wilayah belakang ini, di antaranya produk holtikultura, rempah, hasil-hasil peternakan, hasil perkebunan, olahan kayu, mineral, dan lain-lainnya yang bernilai ekonomi tinggi.

Akhir-akhir ini banyak pihak mulai merisaukan dan ikut mendiskusikan pentingnya penguatan wilayah belakang ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved