Selebriti

Solidaritas Palestina dari Emma Watson Dikritik Israel, Tetapi Dipuji Palestina

Aktris Inggris Emma Watson mendapat kritikan keras dari pejabat Israel. Emma dituduh antisemitisme oleh pejabat Israel dalam postingan media

Editor: M Nur Pakar
AFP
Aktris Inggris, Emma Watson membagikan sebuah postingan di halaman instagram untuk menunjukkan solidaritasnya dengan perjuangan Palestina. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Aktris Inggris Emma Watson mendapat kritikan keras dari pejabat Israel.

Emma dituduh antisemitisme oleh pejabat Israel dalam postingan media sosialnya.

Watson, yang dikenal karena membintangi serial "Harry Potter", telah membagikan sebuah postingan di halaman instagramnya pada Senin (3/1/2022).

Dia menunjukkan solidaritasnya dengan perjuangan Palestina.

Pernyataan Watson banyak dipuji oleh Palestina dan aktivis, seperti dilansir AFP, Kamis (6/1/2022).

Namun ia mendapat perlakuan lebih keras dari pejabat Israel.

Danny Danon, mantan perwakilan tetap Israel untuk PBB, me-retweet postingannya dengan judul: "10 poin dari Gryffindor karena menjadi antisemit."

Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB saat ini, Gilad Erdan, menyarankan Watson berkolusi dengan Hamas yang menindas perempuan.

Baca juga: Mesir Desak Hamas dan Israel Patuhi Gencatan Senjata dan Hindari Permusuhan

“Fiksi mungkin berhasil di Harry Potter tetapi tidak bekerja dalam kenyataan,” kata Erdan.

Dia menambahkan, jika itu berhasil, sihir yang digunakan di dunia sihir dapat menghilangkan kejahatan Hamas.

Erdan menuduh Hamas menindas wanita dan berusaha memusnahkan Israel.

Komentar Danon ditanggapi dengan kritik keras, termasuk dari Leah Greenberg, Direktur Eksekutif bersama dari Proyek Indivisible.

Dia mengatakan itu adalah demonstrasi sempurna dari persenjataan antisemitisme yang sangat sinis.

Bahkan, ada niat buruk untuk menutup ekspresi dasar solidaritas dengan rakyat Palestina.

Foto Instagram Watson, repost dari akun Bad Activist Collective, menggambarkan orang-orang berbaris dan memegang poster: “Bebaskan Palestina”.

Satu plakat berbunyi: “Solidaritas adalah kata kerja.”

Postingan tersebut disertai dengan kutipan dari cendekiawan feminis Sara Ahmed:

“Solidaritas tidak menganggap perjuangan kita sebagai perjuangan yang sama."

"Atau rasa sakit kita adalah rasa sakit yang sama."

"Atau harapan kita adalah untuk masa depan yang sama."

“Solidaritas melibatkan komitmen, dan kerja, serta pengakuan, bahkan jika kita tidak memiliki perasaan yang sama."

"Atau kehidupan yang sama, atau tubuh yang sama, kita hidup di landasan yang sama.”

Baca juga: Pemuda Palestina Bentrok dengan Tentara Israel, Lemparan Batu Dibalas Tembakan

Komentar Watson sangat dipuji oleh aktivis Palestina, termasuk Mohammed Al-Kurd, yang men-tweet:

“Duta Besar Israel untuk PBB menyebut Emma Watson seorang 'anti-Semit' karena memposting solidaritas adalah kata kerja."

"Padahal, seminggu lalu, Zionis mencoreng Desmond Tutu dengan menyebut sebagai 'anti-Yahudi."

"Bagaimana ini bukan satire?”

Di tempat lain, Husam Zomlot, kepala misi Palestina untuk Inggris, memuji Watson atas jabatannya.

“Solidaritas dengan perjuangan Palestina untuk pembebasan dan keadilan adalah kewajiban manusiawi," katanya.

"Juga moral bagi semua orang yang mencintai kebebasan," ujarnya.

" Terima kasih untuk Emma Watson," tambahnya.

Menyusul maraknya konflik Israel-Palestina Mei lalu, berbagai selebriti menyuarakan pendapat termasuk Bella Hadid dan Malala Yousafzai.

Baca juga: Hamas akan Perkuat Militer Untuk Hadapi Kebrutalan Israel

Hadid, yang ayahnya orang Palestina, memposting pesan dukungan untuk Palestina di akun Instagram.

“Generasi masa depan akan melihat ke belakang dengan rasa tidak percaya dan bertanya-tanya," ujarnya.

"Bagaimana kita membiarkan penderitaan Palestina berlanjut begitu lama," tambahnya.

"Tragedi kemanusiaan terbentang tepat di depan mata kita,” paparnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved