Senin, 1 Juni 2026

Internasional

Serangan Kelompok Geng Motor Bersenjata Nigeria Tewaskan 200 Orang

Serangan satu kelompok geng motor bersenjata dalam beberapa hari di Nigeria menewaskan 200 orang. Serangan brutal itu terjadi di negara bagian Zamfara

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Kelompok geng motor bersenjata Nigeria yang terorganisir dengan baik, beroperasi di beberapa negara bagian baratlaut dan tengah Nigeria. 

SERAMBINEWS.COM, ABUJA - Serangan satu kelompok geng motor bersenjata dalam beberapa hari di Nigeria menewaskan 200 orang.

Serangan brutal itu terjadi di negara bagian Zamfara, baratlaut Nigeria.

Para korban tewas telah dikuburkan secara massal, setelah gelombang serangan keji oleh gerombolan pria bersenjata itu.

Korban selamat kepada BBC, Senin (10/1/2022) mengatakan gangster pengendara sepeda motor menyerang desa demi desa, menembak tanpa pandang bulu.

Serangan itu diyakini sebagai tanggapan atas serangan udara militer, yang memaksa beberapa geng kriminal lari dari persembunyian hutan mereka.

Kelompok-kelompok tersebut telah mengganggu Zamfara dan negara-negara tetangga selama beberapa tahun.

Dikenal secara lokal sebagai bandit, geng-geng ini, sebuah jaringan penjahat canggih yang beroperasi di sebagian besar wilayah.

Mereka sering mencuri hewan, menculik untuk tebusan, dan membunuh orang-orang yang melawan mereka.

Minggu ini, pemerintah secara resmi melabeli bandit sebagai teroris.

Baca juga: Mafia Nigeria Susupi Pemerintahan dan Gencarkan Operasi Penipuan Global, Jutaan Dolar AS Diraup

Sehingga, memungkinkan pasukan keamanan menjatuhkan sanksi lebih keras kepada kelompok dan pendukung mereka.

Pada Jumat (7/1/2022), awalnya dilaporkan lebih dari 100 orang telah dibunuh oleh tersangka militan bandit di wilayah tersebut.

Setelah sekitar 300 pria bersenjata dengan sepeda motor tiba di sebanyak sembilan komunitas daro Selasa (4/1/2022) sampai Kamis (6/1/2022) malam.

Orang-orang bersenjata juga membakar rumah-rumah dan memutilasi tubuh para korban mereka dalam serangan itu.

Penduduk desa Idi Musa mengatakan kepada kantor berita AFP, para penyerang juga mencuri sekitar 2.000 ekor ternak.

Media lokal melaporkan kelompok bersenjata di balik serangan itu tampaknya sedang bergerak menuju barat negara bagian Zamfara.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved