Breaking News
Senin, 13 April 2026

Berita Pidie

Warga Asan Tongpudeng Pidie Sangat Kecewa Jembatan Hanya Dibangun Abutment

Warga mengumpulkan dana secara patungan untuk membayar ganti rugi tanah pembangunan jembatan di Gampong Asan Tongpudeng

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Abutment atau kepala jembatan Kemukiman Tongpudeng, Kecamatan Titeu, Pidie mangkrak. Kepala jembatan itu selesai dibangun pada tahun 2018 menggunakan APBA. Sayangnya setelah selesai dibangun abutmen, sarana penyebrangan itu belum ada tanda-tanda dilanjutkan pekerjaannya 

SIGLI - Warga mengumpulkan dana secara patungan untuk membayar ganti rugi tanah pembangunan jembatan di Gampong Asan Tongpudeng, Kecamatan Titeu, Pidie.

Namun, pembangunannya hanya selesai pada satu abutment atau kepala jembatan.

Satu abutmen itu telah terbengkalai selama empat tahun.

Keuchik Asan Tongpudeng, Al Mansur kepada Serambi, Senin (10/1/2022), mengatakan, kepala jembatan itu selesai dibangun pada tahun 2018 dengan sumber dana APBA.

Namun, saat selesai dibangun abutment, sarana penyeberangan itu belum ada tanda-tanda akan dilanjutkan pekerjaan lagi guna penyelesaian jembatan tersebut.

" Masyarakat sangat mengharapkan jembatan itu dilanjutkan pembangunannya.

Sebab, abutmentnya itu sudah rampung dikerjakan tahun 2018 lalu," ujarnya.

Ia menjelaskan, jembatan Kemukiman Tongpudeng, Kecamatan Titeue terletak di Gampong Asan Tongpudeng yang menghubungkan enam gampong.

Yakni, Gampong Asan Tongpudeng, Mesjid Tongpudeng, Alue, Blang Tho, Pulo Lhoih, dan Pulo Raya.

Imum mukim Tongpudeng, Jafaruddin SPd kepada Serambi, Senin (10/1/2021) mengungkapkan, Pemerintah Aceh melalui dinas terkait harus segera melanjutkan pembangunan jembatan itu hingga tuntas.

Baca juga: Rumahnya Hancur Tertimpa Reruntuhan Talud Abutment Jembatan, Warga Ini Masih Bersyukur, Mengapa?

Baca juga: Dua Rumah Roboh Tertimpa Reruntuhan Talud Abutment Jembatan Lhok Pawoh Manggeng, Begini Kondisinya

Sebab, jembatan tersebut sebagai sarana transportasi mengangkut hasil pertanian dan perkebunan warga.

" Akibat jembatan Tongpudeng belum siap, akses penghubung dimanfaatkan warga melalui jembatan gantung yang kini tidak layak lagi digunakan.

Jembatan gantung itu rawan mengundang maut bagi warga yang melintas," jelasnya.

Camat Titeue, Rizki Dinur SSTP kepada Serambi, Senin (10/1/2022) menjelaskan, dirinya merupakan pejabat baru yang bertugas pada September 2021.

Namun, semua masyarakat mengadu pada camat, sehingga jembatan itu selesai dikerjakan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved