Breaking News:

Berita Aceh Jaya

Dinas Pertanian Aceh Jaya Fasilitasi Petani Masuk Asuransi, Hanya Rp 15 Ribu/Bulan, Ini Manfaatnya

Pogram ini sebagai bentuk kepedulian kepada para petani di Aceh Jaya agar dapat mendapatkan jaminan sosial atau asuransi dalam bertani.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/RISKI BINTANG      
Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Reza Fahlevi 

Pogram ini sebagai bentuk kepedulian kepada para petani di Aceh Jaya agar dapat mendapatkan jaminan sosial atau asuransi dalam bertani.

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Pemkab Aceh Jaya melalui Dinas Pertanian berencana memfasilitasi semua petani di kabupaten ini untuk masuk dalam program asuransi.

Pogram ini sebagai bentuk kepedulian kepada para petani di Aceh Jaya agar dapat mendapatkan jaminan sosial atau asuransi dalam bertani.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Reza Fahlevi yang dihubungi Serambinews.com, Jumat (14/1/2021)

Ia menerangkan, ini merupakan salah satu program Dinas Pertanian Aceh Jaya tahun anggaran 2022.

Namun, kata Reza, seluruh biaya asuransi Petani itu akan digunakan sumber mandiri atau dari dana para petani itu sendiri.

Dalam program ini, kata Reza, pihaknya hanya akan memfasilitasi setiap petani dan memberikan pemahaman terhadap pentingnya asuransi sosial dan asuransi pertanian.

Baca juga: Tahun Ini, Pemerintah Aceh Subsidi Asuransi Padi 5.000 Ha, Baru Terpakai 1.000 Ha, Ayo Manfaatkan!

Baca juga: Cara Manfaatkan Subsidi Asuransi Padi, Hanya Bayar Rp 36 Ribu/Hektare, Puso Diganti Rp 6 Juta/Ha

Baca juga: 1.744 Ha Tanaman Padi Kekeringan, Petani di Aceh Kembali Diingatkan Manfaatkan Subsidi Asuransi Padi

"Kita berencana menggalakan petani untuk masuk asuransi atau jaminan sosial pertanian.

Soalnya juga untuk membantu petani atas berbagai risiko yang akan dihadapi dan jika ada asuransi atau jaminan sosial, maka segala sesuatu nanti akan terbantu," pungkasnya.

Reza juga menjelaskan saat ini pihaknya juga sedang menggalakkan beberapa program asuransi, mulai dari asuransi jiwa petani hingga asuransi hasil pertanian.

Mengingat Aceh Jaya merupakan salah satu daerah yang rawan bencana alam, maka para petani dianjurkan untuk memiliki asuransi guna meringankan saat bencana melanda.

"Hanya 15 ribu sebulan, kan enggak seberapa itu, apalagi untuk petani sawit, itu demi kepentingan sendiri juga.

Kalau dari APBK kita belum mampu membayar asuransi untuk petani, jadi harus mandiri, kita membantu memfasilitasi dan membantu menjelaskan," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved