Sabtu, 25 April 2026

Berita Pidie

Stok Bawang di Pidie Tak Dijual, Kembali Dijadikan Bibit, Persiapan Puasa dan Lebaran

Para petani di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya tidak menjual stok yang tersisa, tetapi dijadikan kembali sebagai bibit.

Penulis: Herianto | Editor: M Nur Pakar
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Wakil Rektor Universitas Syiah Kuala Dr Ir Agussabti MSc, dan Dekan Fakultas Pertanian, Prof Dr Ir Samadi MSc memperlihatkan hasil panen bawang merah petani Gampong Suik, Kecamatan Indrajaya, Pidie, Rabu (20/10/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Para petani di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya tidak menjual stok yang tersisa, tetapi dijadikan kembali sebagai bibit.

Hal itu disampaikan oleh seorang dan penyalur bawang merah Pidie, Zakarya, Minggu (16/1/2022).

Dia mengatakan, sejak akhir Desember 2021, produksi bawang merah Pidie dan Pijay, sudah habis dipasarkan.

Dia menjelaskan jikapun ada stok sisa, maka akan digunakan kembali untuk bibit.

Dia mengatakan petani di Pidie dan Pijay menanam bawang merah pada musim gadu, atau musim panas, Maret sampai Agustus.

Ditambahkan, dari Desember 2021 sampai Januari 2022, petani tidak lagi tanam bawang merah.

Baca juga: Distanpang Pidie Jaya Panen Bawang Perdana di Tiga Kecamatan Secara Serentak

Disebutkan, para petani mengalihkan kembali lahan sawah untuk tanam padi rendeng.

Namun, pada akhir Januari 2022 ini, pihaknya akan menanam bawang merah kembali di area seluas 10 hektare.

Zakarya mengatakan hal itu untuk persiapan panen Maret dan Mei 2022 untuk kebutuhan puasa dan lebran Idhul Fitri mendatang.

Dia mengungkapkan penanaman bawang di lahan yang lebih tinggi dari genangan air sawah.

Baca juga: Petani Binaan LSM Flofa Tingkatkan Produksi Bawang Merah Setelah Gunakan Ground E dan Foxxin

Dikatakan lahan tanaman bawang merah, tidak boleh ada genangan air.

Tapi tanaman bawang merah butuh air yang cukup, lahannya harus selalu dalam kondisi lembab.

Setelah panen Maret mendatang, pihaknya kembali menanam bawang merah bersama kelompok tani bawang merah di Kemala.

Ditambahkan, akan ditanam di area seluas 100 hektare untuk memehuni kebutuhan lokal dan ekspor.(*)

Baca juga: Jelang Panen Raya, Harga Bawang Merah di Gayo Lues Anjlok, Petani Pusing

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved