Berita Nagan Raya

Bupati Nagan Raya Kukuhkan Pengurus MAA, Khaidir Jabat Ketua

Amanah yang diberikan kepada MAA merupakan tanggung jawab besar yang diemban untuk mengawal adat dan budaya. 

Penulis: Rizwan | Editor: Taufik Hidayat
Dok Diskominfotik
Bupati Nagan Raya mengukuhkan pengurus MAA di Anjungan Pendiopo Bupati, Kamis (20/1/2022) 

Laporan Rizwan| Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham SE mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) kabupaten periode 2022-2026. Pengukuhan kepengurusan baru di Anjungan Pendopo bupati, Kamis (20/1/2022).

Untuk ketua dijabat Muhammad Khaidir yang merupakan hasil pemilihan pada November lalu. 

Pembacaan surat keputusan bupati oleh Said Kamaruddin SSos. Turut hadir Forkopimda serta pejabat lingkup Pemkab.

Bupati mengucapkan selamat kepada ketua MAA beserta pengurus baru periode 2022-2026 dan mengingatkan bahwa amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab besar yang diemban untuk mengawal adat dan budaya. 

"Semoga pengurus baru memiliki semangat yang tinggi serta dapat bersinergi dengan pemerintah, LSM dan pemandu budaya lainnya, dengan demikian MAA dapat lebih eksis dengan masyarakat," ujar Jamin Idham.

Bupati juga mengharapkan kepada para pengurus baru agar dapat mensosialisasikan kepada perangkat gampong dan lembaga adat gampong supaya dapat mengikuti dan melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan dan ketentuan adat dan budaya. 

"Sesuai visi dan misi bupati dan wakil yaitu (agama tapekong budaya ta jaga) yang maknanya adalah upaya mengembalikan khittah kabupaten yang kita banggakan ini melalui implementasi adat budaya yang bersendikan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari," kata bupati.

Ketua MAA Muhammad Khaidir SE yang menggantikan ketua pengurus lama yakni Drs Syech Marhaban mengucapkan terima kasih kepada bupati yang telah mengukuhkan sesuai qanun yang berlaku dan kepada para undangan yang telah berhadir. 

"Kedepan ada beberapa program besar yang akan kami lakukan salah satunya rumah adat Aceh, rumah pawang laut, rumah mukim dan lain-lain serta akan di bangun dengan lahan sepuluh hektar jadi kami mohon bantuan dari Bapak bupati," ujar Khaidir.

Khaidir mengungkapkan, tujuan dari program ini untuk membangun semangat para pemangku adat di Aceh pada umumnya dan Kabupaten Nagan Raya khususnya. "Beberapa jenis adat Aceh yang harus dijaga salah satunya rapai saman dan tarian lainnya," ujarnya.(*)

Baca juga: Kebakaran di Nagan Raya, Tiga Ruko dan 3 Sepmor Ludes Terbakar

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved