Breaking News:

Pameran

Catat! Sabtu Ini Ada Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad di Banda Aceh, Gratis untuk Umum

Pimpinan Zawiyah Nurun Nabi, Ustadz Jamhuri Ramli, menyampaikan pada pameran tersebut akan ditampilkan 11 artefak mulia peninggalan Baginda Nabi Muham

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Ansari Hasyim
TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Sehelai rambut Nabi Muhammad SAW dalam sebuah tabung kaca yang dibawa Opick dari Turki dan ditunjukkan kepada awak media di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (7/5/2019). 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Zawiyah Nurun Nabi Gampong Lambhuk Banda Aceh akan mengadakan Grand Maulid dan Pameran Artefak perdana di Kota Banda Aceh dengan tema “Bersatu demi Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam”.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan Sabtu (22/1/2022), pukul 14.00- 18.00 WIB dan terbuka untuk umum.

Pimpinan Zawiyah Nurun Nabi, Ustadz Jamhuri Ramli, menyampaikan pada pameran tersebut akan ditampilkan 11 artefak mulia peninggalan Baginda Nabi Muhammad SAW, yaitu mulai dari tongkat, sorban, kayu sugi atau siwak, kain kiswah Ka'bah, rambut Rasulullah, imamah, janggut, darah bekam, dan juga tongkat Rasulullah.

“Acara ini dapat terselenggara atas kerja sama Yayasan Nurun Nabi dengan beberapa majelis pengajian di kota Banda Aceh seperti Majelis Inayatullah, Majelis at-Taufiq, majelis Raisul Fata, MBA, dan juga SDTQ Nurun Nabi,” sebutnya dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Kamis (20/1/2022).

Robinho Terlibat Pemerkosaan, Mantan Penyerang Real Madrid Ini Dijatuhi Hukuman 9 Tahun Penjara

Dikatakan, acara pameran ini merupakan berkah yang sangat luar biasa untuk semua terutama masyarakat Aceh.

“Dimana kita harapkan dengan kehadiran artefak ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Aceh kemudian artefak yang ditampilkan pada pameran ini sudah terjamin keasliannya karena semuanya sudah mendapatkan sertifikat resmi,” katanya.

Dikatakan, semua artefak peninggalan Rasulullah pada acara tersebut adalah merupakan warisan museum milik Prof Dr H Abdul Manan Embong (Almarhum).

FAKTA Perwira Polisi Terlibat Kasus Narkoba, Jabatan Bripka IS Kanit Reskrim, Kerja Sama dengan Napi

Ia merupakan arkeolog dari Malaysia yang meneliti dan mengumpulkan benda-benda suci peninggalan Rasulullah.

Artefak tersebut diperoleh dari berbagai negara di antaranya Arab Saudi, Yordania, Turki, hingga Suriah.

Artefak-artefak tersebut telah teruji keasliannya dan mendapatkan sertifikat internasional seperti Saudi commission for tourism and antiques antiquities.

Ia mengatakan setiap pengunjung pameran tidak dipungut biaya alias gratis.

“Kami juga berharap kepada masyarakat ketika melihat benda tersebut dengan adab-adab yang baik memperhatikan nilai-nilai moral dan kesopanan ataupun kesantunan,” katanya.

Satpol PP Aceh Besar Imbau Pedagang di Pasar Lambaro Tertib

Pihaknya berharap dengan adanya artefak ini semoga masyarakat Aceh bisa lebih mengenal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam serta menambah kecintaan dan kerinduan kepada Rasulullah.

“Dan memudahkan kita semuanya untuk mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Mari dengan hati yang bersih, dengan hati yang suci kita melihat benda tersebut sehingga ingatlah kita kepada Allah, ingatlah kita kepada perjuanganya Rasulullah,” kata Ustadz Jamhuri Ramli. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved