Berita Luar Negeri
ABK WNI Masih Ditahan Milisi Houthi, Kemenlu Minta Bantu UAE
Kementerian Luar Negeri mendorong Uni Emirat Arab (UAE) untuk melakukan beragam upaya guna melepaskan 11 anak buah kapal (ABK)
Awal pekan ini, Houthi melancarkan serangan ke Abu Dhabi yang menyebabkan tiga orang tewas.
"Dalam komentar sebelumnya, Duta Besar Al Otaiba menggambarkan serangan teroris Houthi terhadap situs sipil di UEA yang menewaskan tiga warga sipil tak berdosa.
Baca juga: Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Terhadap Houthi di Yaman Tewaskan 14 Orang
Dia meminta Administrasi dan Kongres untuk mendukung penunjukan ulang organisasi teroris Houthi sebagai FTO (Foreign Terorist Organization)," kata Kedutaan Besar UEA di Washington dalam sebuah pernyataan lewat akun Twitter resminya, Rabu (19/1/2022), dikutip laman Al Arabiya.
Al Otaiba mengatakan, dia dan Direktur Intelijen Nasional UEA Ali Al Shamsi akan mengadakan pertemuan dengan pejabat Gedung Putih serta anggota Kongres AS di Washington.
Al Otaiba belum mengungkap kapan pertemuan itu akan dilaksanakan.
Sebelumnya AS telah mengutuk serangan pesawat nirawak yang diklaim milik pemberontak Houthi Yaman ke Abu Dhabi pada Senin (17/1/2022) lalu.
Washington berkomitmen meminta pertanggungjawaban Houthi atas serangan teror yang menewaskan tiga warga UEA tersebut.(kompas.com/republika.co.id)
Baca juga: Truk BBM Meledak di Uni Emirat Arab Diduga Serangan Drone Houthi, 3 Orang Tewas
Baca juga: Milisi Houthi Lancarkan Serangan ke Abu Dhabi, Tiga Orang Tewas dan Enam Terluka Terbakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasukan-pemerintah-yaman-hadapi-houthi.jpg)