Aksi Presiden Jokowi Stop Ekspor Bahan Mentah Direspons Positif
Presiden punya cukup alasan pemerintah memilih menghentikan ekspor sejumlah bahan mentah ke luar negeri tersebut.
Ia menjelaskan multiplier effect akan banyak tercipta menyusul lerangan ekspor bahan mentah.Pertama, melalui hilirisasi maka akan ada nilai tambah terhadap produk yang di hasilkan.
Hal ini akan memberikan penerimaan negara yang jauh lebih besar dibandingkan raw meterial.
Baca juga: Satgas Yonif RK 114/ Satria Musara dan Masyarakat Perbaiki Jalan Trans Distrik Mbua, Papua
Baca juga: Dinas Perdagangan Bener Meriah Pantau Penyaluran Minyak Goreng di Pasar Tradisional dan Ritel Modern
Baca juga: Pegawai Non-ASN di Pemkab Nagan Raya akan Didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan
Selain itu, dengan hilirisasi ini akan menghadirkan investasi yang besar sehingga menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup banyak.
Pastinya akan berdampak pada perekonomian nasional dan juga daerah sekitar sehingga bisa tumbuh, penerimaan negara dari pajak dan non pajak akan meningkat.
Kedua, melalui hilirisasi ini semua material yang ditambang bisa dioptimalkan. Dengan demikian sumber daya alam kita bisa diolah secara maksimal di dalam negeri.
Berbeda jika raw material, maka negara yang melakukan hilirisasi yang akan menikmati semuanya.
Ketiga, alih teknologi dari investor ke sdm dalam negeri.
"Langkah ini akan berdampak positif terhadap kemampuan SDM Indonesia sehingga ke depan kita bisa menciptakan teknologi hilirisasi yang jauh lebih murah," tukasnya. (Tribun Network/Reynas Abdila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-jokowi-_-hut-ke-57-golkar-2021.jpg)