Breaking News

Berita Banda Aceh

Kasus Covid-19 Bertambah 16 Orang, Angka Vaksinasi Banda Aceh Tertinggi

“Kasus Covid-19 bertambah lagi di Aceh, sebanyak 16 orang kembali dilaporkan terkonfirmasi positif tertular virus corona,” kata Juru Bicara

Editor: bakri
For Serambinews.com
Saifullah Abdulgani 

BANDA ACEH - Kasus Covid-19 bertambah lagi di Aceh.

Sebanyak 16 orang dilaporkan terinfeksi virus corona dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, satu orang penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh tercatat sebagai warga Aceh Timur.

“Kasus Covid-19 bertambah lagi di Aceh, sebanyak 16 orang kembali dilaporkan terkonfirmasi positif tertular virus corona,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG kepada awak media massa di Banda Aceh, Senin (7/2/2022) malam.

Ia merinci, temuan kasus-kasus positif baru tersebut, meliputi warga Banda Aceh sebanyak tujuh orang, warga Aceh Tenggara dan Aceh Besar sama-sama tiga orang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, didampingi dokter ahli, Kadis Kesehatan Aceh, Direktur RSUZA, Kepala Biro Humas dan Protokol (Humpro) Setda Aceh, dan sejumlah pejabat lainnya memberi keterangan terkait kesehatan Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, dalam konferensi pers di Media Center Humpro Setda Aceh, Kamis (24/6/2021).
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, didampingi dokter ahli, Kadis Kesehatan Aceh, Direktur RSUZA, Kepala Biro Humas dan Protokol (Humpro) Setda Aceh, dan sejumlah pejabat lainnya memberi keterangan terkait kesehatan Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, dalam konferensi pers di Media Center Humpro Setda Aceh, Kamis (24/6/2021). (FOTO HUMAS PEMERINTAH ACEH)

Sedangkan tiga kasus baru lainnya masing-masing satu orang warga Aceh Tamiang, Pidie dan warga Aceh Singkil.

Akibat penambahan kasus baru tersebut, kasus aktif di Aceh meningkat dari 77 orang, kemarin, menjadi 92 orang.

Para penderita baru tersebut tidak bergejala, atau memiliki gejala ringan, sehingga tidak membutuhkan perawatan rumah sakit.

Pasien Covid-19 di rumah sakit masih dua orang dan dirawat di RSUD dr Zainoel Abidin, Banda Aceh.

“Kasus harian terus bertambah di Aceh sejak akhir pekan Januari 2022, dan kita berharap masyarakat semakin waspada tapi tidak perlu panik,” pesan SAG.

Baca juga: Mayoritas Pasien Covid-19 yang Meninggal Belum Divaksin Lengkap

Baca juga: Kasus Covid-19 di Aceh Bertambah 16 Orang, Total Kasus Capai 38.540 Orang

Selanjutnya, seperti biasa, SAG melaporkan kasus Covid-19 di Aceh per hari ini, 7 Februari 2022.

Total kasus Covid-19 di Aceh secara akumulatif mencapai 38.540 orang.

Pasien yang sembuh atau penyintas Covid-19 di Aceh sebanyak 36.380 orang.

Sedangkan kasus meninggal dunia 2.068 orang, sejak Pandemi Covid-19 melanda Aceh akhir Maret 2020 lalu.

“Kasus aktif Covid-19, atau pasien dalam peraswatan di Aceh saat ini sudah mencapai 92 orang, termasuk 16 kasus positif baru yang ditemukan dalam 24 jam terakhir”, jelasnya.

Lebih lanjut, seperti biasa, SAG memaparkan data kasus probable secara akumulatif, sebanyak 892 orang, yang sembuh sebanyak 809 orang, dan 83 orang tercatat meninggal dunia, sejak Pandemi Covid-19 melanda Aceh.

"Sedangkan kasus suspek, lanjutnya, secara kumulatif tercatat sebanyak 9.

970 orang, dan semuanya sudah selesai melakukan isolasi, atau sudah sembuh," tutupnya.

Masih tertinggi

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif mengatakan, hingga 5 Februari 2022, Kota Banda Aceh masih menduduki rangking teratas dalam pencapaian vaksin dosis satu sebesar 111 persen dan dosis dua 76,8 persen.

Baca juga: Epidemiolog Minta Semua Pihak Tak Remehkan Covid-19 Varian Apapun, Ini Alasannya

Sementara Aceh Utara, yang sebelumnya berada peringkat paling bawah, kini angka vaksinnya melejit ke angka 80 persen, menyisihkan Aceh Jaya (79,5 persen), Aceh Selatan (79,4 persen), Nagan Raya (78 persen) dan Aceh Barat (77,5 persen).

Hanif mengatakan, setelah angka vaksin dosis satu Aceh Utara 80 persen, angka persentase Aceh menjadi 86 persen.

Ini artinya sudah memberikan kenyamanan bagi penduduk Aceh dan kita tidak lagi daerah yang terbawah, melainkan sudah berada di pertengahan dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Namun begitu, kata Hanif, perjuangan kita untuk melawan Covid-19, belum selesai, karena masih ada beberapa virus corona varian baru, seperti Omicron, yang penanganan dan penceghan penularannya, salah satunya yang paling efektif dan efisien, selain disiplin protokol kesehatan, kemudian dengan vaksin. (dan/her)

Baca juga: Lima Obat Tidak Ampuh Sembuhkan Covid, Termasuk Terapi Plasma Konvalesen

Baca juga: Puncak Varian Omicron Bisa 300 Ribu Sehari, Kasus Covid di Tangerang-Bekasi Lampaui Puncak Delta

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved