Berita Banda Aceh
Realisasi Investasi Aceh Capai Rp 10.899,6 Miliar
Secara kumulatif, realisasi investasi Aceh selama periode Januari-Desember 2021 sudah mencapai Rp 10.899,6 miliar.
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Nurul Hayati
Pertama, terkait realisasi investasi PMDN. Lima besar realisasi investasi PMDN berdasarkan sektor usaha adalah Konstruksi sebesar Rp 464,9 miliar atau 53,32 persen dari total investasi PMDN.
Selanjutnya sektor Hotel dan Restoran Rp 94,5 miliar atau 10,84 persen, Industri Makanan Rp 65,5 miliar atau 7,51 persen, kemudian sektor Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan Rp 63,7 miliar atau 7,31 persen, serta Listrik, Gas dan Air Rp 58,8 miliar atau 6,75 persen.
Sementara untuk lima besar realisasi investasi PMDN berdasarkan lokasi proyek adalah Pidie menyumbang sebesar RP 210,1 miliar atau 24,1 persen, selanjutnya Aceh Tamiang sebesar Rp 169,0 miliar atau 19,4 persen, lalu Aceh Utara Rp 98.2 miliar atau 11,3 persen, dan disusul Aceh Timur Rp 73,6 miliar atau 8,4 persen serta Nagan Raya sebesar Rp 66.3 miliar atau 7,6 persen.
Kedua, realisasi investasi PMA. Lima besar realisasi investasi PMA berdasarkan sektor usaha masih diungguli oleh sektor Listrik, Gas dan Air yang menyumbang sebesar US$.96.352.951 atau 89,70 persen selanjutnya dari sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi US$. 8.432.055 atau 7,85 persen, lalu disusul Tanaman Pangan, Perkebunan dan Perikanan US$. 918.094 atau 0,85 persen dan Industri Mineral Non Logam US$.753.957 atau 0,70 persen serta sektor Industri Kimia dan Farmasi US$.426.027 atau 0,40 persen.
Sedangkan lima besar realisasi investasi PMA berdasarkan lokasi proyek adalah Nagan Raya US$. 94.883.257 atau 88,33 persen, disusul Banda Aceh sebesar US$. 8.443.698 atau 7,8 persen, selanjutnya Aceh Tenggara sebesar 2.057.483 atau 1,9 persen, lalu Aceh Selatan US$ 757.793 atau 0,7 persen dan Gayo Lues sebesar US$. 430.237 atau 0,4 persen.
Baca juga: 300 Orang Jadi Korban Investasi Bodong, Pelakunya Sepasang Kekasih, Kerugian Capai Rp 5,7 Miliar
Sementara itu lima besar realisasi investasi PMA berdasarkan negara asal masih diungguli oleh Hongkong RRT dengan nilai sebesar US$ 94.262.865 atau 87,75 persen, berikutnya Malaysia menyumbang sebesar US$ 9.759.419 atau 9,09 persen, disusul Singapura US$ 1.020.030 atau 0,95 persen dan Belgia sebesar US$ 918.094 atau 0,85 persen serta Belanda sebesar US$ 830.000 atau 0,77 persen.
Ketiga, penyerapan tenaga kerja. Realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia pada Triwulan VI Tahun 2021 mencapai 7.783 orang yang terdiri dari proyek PMDN sebanyak 7.502 orang dan proyek PMA sebanyak 281 orang.
Baca juga: Pekerja Migran Tetap Minta Yusuf Mansur Kembalikan Uang Investasi
Realisasi Investasi Januari-Desember 2021
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marthunis menyampaikan akumulatif realisasi investasi periode Januari-Desember 2021.
Pertama, terkait realisasi investasi PMDN. Lima besar realisasi investasi PMDN berdasarkan periode Januari - Desember 2021 masih tetap diungguli oleh sektor Listrik, Gas dan Air dengan nilai sebesar RP 3.405,1 miliar atau 42,93 persen dari total investasi PMDN.
Selanjutnya sektor Konstruksi Rp 1.953,7 miliar atau 24,63 persen, Industri Makanan Rp.888,1 miliar atau 11,20 persen, kemudian sektor Industri Kimia dan Farmasi Rp 364,7 miliar atau 4,60 persen serta Perdagangan dan Reparasi Rp 300 miliar atau 3,78 persen.
Sedangkan lima besar realisasi investasi PMDN berdasarkan lokasi proyek antara lain Lhokseumawe Rp 2.512,1 miliar atau 31,7 persen, selanjutnya Aceh Besar Rp 1.605,5 miliar atau 20,2 persen lalu disusul Aceh Barat Daya Rp 607,6 miliar atau 7,7 persen dan Aceh Utara Rp 577,8 miliar atau 7,3 persen serta Aceh Tengah Rp 547,7 miliar atau 6,9 persen.
Kedua, realisasi investasi PMA. Lima besar realisasi investasi PMA berdasarkan periode Januari - Desember 2021 posisi yang teratas masih diungguli oleh sektor Listrik, Gas dan Air menyumbang sebesar US$ 161.121.821 atau 79,26 persen lalu disusul sektor Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan US$ 21.315.602 atau 10,49 persen.
Selanjutnya sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi US$ 13.353.606 atau 6,57 persen, kemudian sektor Industri Makanan US$ 3.308.539 atau 1,63 persen dan sektor Pertambangan US$ 1.309.641 atau 0,64 persen.
Baca juga: Aset Tersangka Investasi Bodong Disita Termasuk Rumah, Mobil, dan Tabungan
Sedangkan lima besar realisasi investasi PMA periode Januari - September 2021 berdasarkan lokasi proyek antara lain Nagan Raya US$ 147.701.410 atau 72,6 persen, selanjutnya Aceh Singkil US$ 20.618.041 atau 10,1 persen, lalu disusul Aceh Tenggara US$ 13.765.905 atau 6,7 persen, selanjutnya Banda Aceh US$. 13.3 65.249 atau 6,5 persen dan Aceh Tamiang US$ 1.598.482 atau 0,7 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/membangun-soliditas-untuk-investasi-aceh-menghadirkan.jpg)