Kamis, 7 Mei 2026

Opini

Benjolan di Leher, Berbahayakah?

Leher yang dimaksud dalam hal ini dimulai dari bawah dagu hingga di atas tulang belikat, baik di bagian depan maupun bagian belakang

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
dr.Benny Kurnia, Sp.THT-KL (K), Bekerja di Onkologi THT RSUDZA Banda Aceh 

Oleh dr.Benny Kurnia, Sp.THT-KL (K), Bekerja di Onkologi THT RSUDZA Banda Aceh

Benjolan pada leher merupakan keluhan yang umum dijumpai pada masyarakat.

Benjolan di leher mempunyai makna ditemukannya benjolan yang seharusnya tidak ada di leher.

Leher yang dimaksud dalam hal ini dimulai dari bawah dagu hingga di atas tulang belikat, baik di bagian depan maupun bagian belakang.

Benjolan pada leher harus menjadi perhatian bagi dokter, apakah benjolan tersebut wajar atau tidak.

Benjolan biru yang ada di telapak tangan pria ini adalah tanda infeksi jantung.
Benjolan biru yang ada di telapak tangan pria ini adalah tanda infeksi jantung. (Via Kompas.com)

Dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah tsunami, kasus benjolan di leher makin meningkat di Aceh.

Semakin hari semakin banyak masyarakat yang berasal dari berbagai kabupaten/ kota di Aceh yang datang dengan keluhan benjolan di leher.

Biasanya dalam sehari minimal ada satu orang yang mengunjungi Poliklinik THT-KL Rumah Sakit Zainal Abidin Banda aceh dengan keluhan benjolan pada lehernya.

Benjolan di leher dapat disebabkan oleh infeksi dan pertumbuhan yang tidak normal dari kelenjar limfe (getah bening) yang ada di leher.

Infeksi di daerah tertentu pada kepala dan leher terutama daerah rongga mulut dapat menyebabkan terjadinya pembengkakkan pada kelenjar limfe yang ada di leher yang sesuai dengan arah perjalanan sistem limfe.

Baca juga: Selain Benjolan, Ini 8 Ciri-Ciri Lain Kanker Payudara yang Jarang Disadari Kaum Wanita

Baca juga: PLN UP3 Meulaboh Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Nagan Raya Didera Penyakit Benjolan

Secara klinis benjolan di leher yang disebut juga sebagai tumor dibagi dua, yaitu tumor jinak dan tumor ganas.

Tumor jinak juga mengakibatkan pembesaran kelenjar getah bening di leher sesuai dengan arah perjalanan kelenjar limfenya, contohnya pada kelenjar tiroid.

Pembesaran kelenjar tiroid ada yang bersifat jinak dan juga ada yang bersifat ganas.

Pada pembesaran tiroid yang bersifat jinak biasanya tidak menimbulkan penjalaran ke kelenjar getah bening lainnya, sehingga tindakan utamanya adalah operasi.

Namun pembesaran kelenjar getah bening yang bersifat ganas biasanya merupakan penyebaran dari tumor ganas di daerah rongga mulut maupun di dalam rongga leher.

Contohnya tumor pita suara yang penjalaran ke arah kelenjar limfe yang sejajar dengan pita suara, yaitu di sekitar leher bagian tengah.

Tumor ganas umumnya terjadi akibat adanya faktor genetik, faktor virus, dan factor lingkungan.

Faktor lingkungan seperti makanan, paparan asap rokok, dan radiasi.

Makanan yang paling sering mencetuskan perubahan sel-sel normal ke arah keganasan adalah makanan yang banyak mengandung pengawet dan penyedap.

Baca juga: Tidak Selalu Benjolan, Perubahan Tekstur Kulit Juga Jadi Tanda Kanker Payudara, Ini 8 Ciri Lainnya

Makanan yang mengandung pengawet di sini adalah semua makanan atau minuman yang diberikan pengawet pabrikan atau pun yang diawetkan secara alami.

Contoh, makanan yang diawetkan secara alami adalah bahan makanan yang dibakar oleh matahari atau api, seperti ikan asin, ikan teri, dan ikan yang dibakar dengan api secara langsung sehingga menimbulkan arang pada ikan tersebut.

Asap rokok juga merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap terjadinya kanker.

Menurut Direktotar Jenderal P2PTM Kemenkes RI, asap rokok mengandung 4.000 senyawa kimia yang 400 di antaranya sangat berbahaya yang dapat mencetuskan perubahan sel-sel tubuh yang sebelumnya normal menjadi sel-sel yang tidak normal atau kanker.

Paparan radiasi dari alat-alat seperti radioterapi atau radiologi juga dapat menyebabkan perubahan sel-sel normal menjadi kanker.

Dalam beberapa tahun terakhir sebaran usia penderita kanker sangat bervariasi mulai dari usia anak hingga usia tua.

Sehingga kita tidak bisa mengambil patokan bahwa kanker ini hanya diderita oleh orang usia tua.

Baca juga: Tak Selalu Benjolan, Kenli 8 Ciri-Ciri Lain Kanker Payudara dan Faktor Risiko Bisa Terjangkit

Beberapa kali kanker kepala dan leher ditemukan pada pasien anak.

Gejala awal benjolan di leher yang mengarah ke tumor atau kanker adalah benjolan yang terdapat di leher yang semakin lama ukurannya semakin membesar, awalnya bersifat mobile atau bisa digerakkan, tidak ada nyeri, dan tidak ada tanda-tanda infeksi lainnya.

Deteksi awal apakah benjolan di leher itu adalah tumor jinak atau tumor ganas, bisa dilakukan pemeriksaan biopsi dengan cara menggunakan jarum kecil yang ditusukkan ke bagian tumor dan kemudian diperiksakan secara mikroskopis di bagian Patologi Anatomi untuk melihat apakah sel-sel yang didapatkan bersifat ganas atau tidak.

Apabila menemukan benjolan di leher akibat sebaran dari tumor di daerah leher bagian dalam yang sifatnya ganas, angka harapan hidupnya ditentukan oleh stadium dari tumor tersebut.

Jika tumor pertama ditemukan masih dalam stadium awal maka angka harapan hidupnya lebih baik dibandingkan dengan tumor yang ditemukan sudah dalam stadium lanjut.

Di dalam penanganan kasus benjolan di leher yang sifatnya ganas yang diakibatkan oleh indukan tumor di tempat lain di bagian kepala-leher, maka peran keluarga sangat penting dimana keluarga harus memberikan support setinggi-tingginya bagi penderita agar tidak merasa sendiri yang dapat menyebabkan stress.

Karena pada penderita kanker umumnya akan mengalami stress akibat kekhawatiran akan penyakit yang dideritanya.

Membantu penderita untuk menjalani pola hidup sehat dengan mengajak penderita melakukan olah raga ringan pada pagi atau sore hari, mengajak berkomunikasi yang bisa membuat penderita gembira, dan menjaga pola makan penderita dengan tidak terpapar makanan-makanan yang mengandung pengawet dan penderita terbebas dari paparan asap rokok.

Baca juga: Sudah 12 Tahun Warga Nagan Raya Ini Derita Penyakit Benjolan di Tangan dan Kaki

Jangan panik saat menemukan benjolan dileher, segera konsultasikan dengan dokter, terutama Dokter Spesialis THT-KL yang mendalami tumor di leher.

Jangan memijit atau mengurut benjolan dikarenakan dapat menyebabkan kondisi yang lebih buruk.

Cara mencegah benjolan di leher yang sifatnya ganas, yang pertama harus dilakukan adalah selalu hidup sehat dengan menghindari zat-zat yang dapat mencetuskan kanker, seperti asap rokok, dan makanan yang mengandung pengawet.

Kemudian melakukan olah raga rutin.

Dan selanjutnya segera berkonsultasi dengan dokter apabila menemukan benjolan pada leher.

Beban kasus benjolan dileher yang bersifat ganas atau kanker terus meningkat saat ini.

WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa jumlah kasus dan kematian akibat kanker sampai dengan tahun 2018 sebesar 18,1 juta kasus dan 9,6 juta kematian di tahun 2018.

Data Litbangkes tahun 2019 juga menyebutkan angka kejadian kanker di Aceh pun terus meningkat dari tahun 2013 ke tahun 2018 yang didominasi oleh kanker payudara dan kanker leher rahim.

Di bidang kepala leher sendiri paling banyak adalah kanker nasofaring.

Oleh karena itu dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari dengan Tema Global “Close The Care Gap”, yang artinya “Tutup Kesenjangan Perawatan”.

Kami dari Program Studi Ilmu Kesehatan T.H.T.K.L Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, RSUD dr.Zainoel Abidin Banda Aceh akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan berupa Kuliah Pakar, Live Surgery dan Talk Show di Radio yang telah dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 4-5 Februari 2022 sebagai bentuk partisipasi bagi negeri untuk membangun akses perawatan kanker yang lebih adil dan merata untuk semua.drbenny_kurnia@yahoo.com>

Baca juga: Wanita Wajib Tahu! 6 Obat Tradisional Ini Menghilangkan Benjolan di Payudara

Baca juga: Waspadai! 4 Komplikasi Asam Urat, Muncul Benjolan di Tangan Hingga Batu Ginjal

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved