Rabu, 27 Mei 2026

Jurnalisme warga

Sensasi Wisata Sejuk di Aceh Tengah

Hampir semua rumah bagus, hotel, dan gedung perkantoran pemerintah ataupun swasta menggunakan alat penyejuk ruangan (air conditioner) agar adem

Tayang:
Editor: bakri
DOK SERAMBI
Dr. TAQWADDIN, M.S., Akademisi Hukum dan Hakim Ad Hoc Tipikor, melaporkan dari Takengon, Aceh Tengah 

Semua sayuran dan buah tersebut dibagikan kepada saudara, tetangga, dan teman-temannya sebagai oleh-oleh dari Takengon.

Dengan menggunakan empat unit mobil, kami konvoi dari Banda Aceh pukul 09.00 WIB, setelah ngumpul di Lambaro sebagai starting point.

Baca juga: Grand Renggali, Hotel Indah di Pinggir Danau Lut Tawar, Suasananya Seperti di New Zealand

Kami singgah di beberapa tempat untuk istrahat, shalat, dan makan.

Perjalanan darat santai dari Banda Aceh ke Takengon kami tempuh dalam delapan jam, sudah termasuk berhenti di dua tempat (Sigli dan Bireuen).

Sekitaran pukul 5 sore kami tiba di sebuah hotel di Takengon.

Semua kami istirahat sebentar, lalu menikmati makan malam dan jalan-jalan seputaran Kota Takengon.

Bagi yang baru pertama kali ke Takengon, semilir angin sejuk langsung terasa menusuk tulang.

Maka, jangan lupa pakai jaket.

Saat malam larut, kami pun kembali ke hotel untuk tidur.

Gowa Putri Pukes Kunjungan pertama kami adalah ke Gua Putri Pukes.

Baca juga: Pemkab Survei Destinasi Wisata  

Lokasi ini tak jauh dari Kota Takengon.

Letaknya di pinggir jalan besar menuju ke Bintang, kecamatan paling ujung timur Danau Lut Tawar.

Tarif jasa memasuki gua ini murah sekali.

Hanya Rp5.000 per orang.

Cukup hanya untuk biaya kebersihan dan sedikit upah jerih beberapa petugas.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved