Rabu, 8 April 2026

Internasional

Aksi Protes Jilbab Berlanjut di India, Karnataka Kembali Buka Sekolah, Polisi Siaga Tinggi

Sejumlah sekolah dibuka kembali di negara bagian Karnataka di India pada Senin (14/2/2022). Sekolah itu telah ditutup pekan lalu ketika protes

Editor: M Nur Pakar
AFP/Arun SANKAR
Umat ??Muslim ambil bagian dalam demonstrasi mengecam pelarangan perempuan Muslim berjilba untuk menghadiri kelas di beberapa lembaga pendidikan Karnataka, Chennai pada 14 Februari 2022. 

SERAMBINEWS.COM, UDUPI - Sejumlah sekolah dibuka kembali di negara bagian Karnataka di India pada Senin (14/2/2022).

Sekolah itu telah ditutup pekan lalu ketika protes meletus oleh siswi dan mahasiswi yang dilarang mengenakan jilbab di ruang kelas.

Masalah tersebut muncul menjelang Partai Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi bersiap untuk pemilihan di negara-negara bagian utama.

Dilaporkan, polisi bersiaga tinggi ketika siswa berseragam merah muda, sekitar selusin mengenakan jilbab, memasuki sekolah putri pemerintah.

Tempat masalah pertama kali berkobar di Distrik Udupi, negara bagian India selatan, sekitar 400 km dari pusat teknologi Bengaluru, seperti dilansir AFP, Senin (14/2/2022).

Pihak berwenang melarang pertemuan lebih dari lima orang dalam jarak 200 meter dari institusi pendidikan di daerah tersebut.

Saat kelas dari sekolah dasar hingga sekolah menengah dimulai.

Perguruan tinggi tetap tutup.

Baca juga: Malala Yousafzai Ikut Protes Larangan Jilbab di India

Sebuah pengadilan di negara bagian itu pekan lalu mengatakan kepada siswa untuk tidak mengenakan pakaian keagamaan apapun.

Mulai dari selendang safron, yang dikenakan oleh sebagian umat Hindu, hingga jilbab - di ruang kelas sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Devadatt Kamat, seorang pengacara mengatakan dalam sidang online pada Senin (14/2/2022), kliennya telah menutupi kepala mereka di kelas sejak bergabung dengan sekolah.

Mereka terutama meminta izin untuk tetap mengenakan jilbab dengan warna seragam sekolah, katanya.

Pekan lalu beberapa sekolah menolak masuknya anak perempuan berhijab, mengutip perintah 5 Februari 2022 tentang seragam oleh negara, yang diperintah oleh partai Modi.

Beberapa siswa dan orang tua Muslim memprotes langkah tersebut.

Baca juga: PPP Kecam Sikap Rasisme Terhadap Muslim India

Sehingga, memicu protes balasan dari siswa Hindu yang mengenakan selendang safron dan meneriakkan slogan-slogan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved