Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

RSUZA Tiadakan Jam Besuk, 31 Pasien Covid-19 Dirawat di Pinere

Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh mengeluarkan surat edaran yang melarang kunjungan keluarga pasien rawat inap

Editor: bakri
DOK HUMAS POLDA ACEH
Pasien Covid-19 di RSUZA Banda Aceh membeludak sejak sepekan terakhir. Dalam foto yang diambil, Senin (23/8/2021) kemarin, terlihat antrean warga mengantre di Poli Pinere RSUZA, Banda Aceh, untuk diperiksa dan melakukan tes swab Covid-19. 

Sebagai rumah sakit pusat rujukan, kasus-kasus Covid-19 yang parah dari berbagai daerah dirujuk ke RSUZA untuk penanganan lebih lanjut.

Oleh karena itulah, beban rumah sakit ini bertambah jika kasus Corona melonjak di berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr Hanif menyebutkan, saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Aceh sebanyak 67 orang.

12 orang dirawat di tuang ICU dan 55 di ruang isolasi pinere.

Dari 31 rumah sakit umum yang menerima pasien Covid 19, terbanyak dirawat di RSUZA sebanyak 31 orang.

Baca juga: Nakes Berurai Air Mata di Area Pinere RSUZA

Baca juga: Zikir dan Doa Menggema di Pinere RSUZA

RS TK II Kesdam IM di kabupaten/kota 11 orang, RS Kesdam TTK IV Lhokseumawe 6 pasien.

Selanjutnya di RSU Sahudin Kutacane 2 pasien, RSUD Zubir Mahmud Idi, Aceh Timur 2 pasien, RSUD Datu Beru Takengon 4 pasien, RSUD Aceh Singkil 2 pasien, dan sejumlah rumah sakit lainnya.

Hanif menjelaskan, capaian vaksin dosis dua di Aceh baru 44,69 persen dan menempati rangking enam nasional.

Untuk itu dia mengajak semua komponen untuk meningkatkan angka vaksinasi.

Disiplin Protkes dan Vaksinasi

Sementara dalam rangka mengantisipasi Covid-19 varian baru omicron, masyarakat diminta untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Protkes) dan melakukan vaksinasi dosis lengkap.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, dalam rilis vaksinasi harian, Jumat (18/2/2022).

Dijelaskan, penyebaran varian omicron bisa empat kali lebih cepat dari varian delta.

Oleh karena itu, salah satu upaya mendasar dalam mengantisipasinya adalah dengan prokes ketat dan melakukan vaksin baik dosis satu, dua, dan dosis tiga.

"Masyarakat tetap waspada akan bahaya omicron dan tetap jaga prokes serta melakukan vaksinasi lengkap," sebutnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved