Berita Aceh Tenggara
Dua Penjaga Rumah Dianiaya Pencuri, Rumah Mantan Bupati Agara Nyaris Dibobol
Rumah mantan Bupati Aceh Tenggara, Ir H Hasanuddin B MM di Desa Tanoh Megakhe, Kecamatan Badar, nyaris dibobol kawanan pencuri
Satu buah besi linggis warna hitam ber ulir dengan panjang 98 cm yang terletak di pinggir parit.
Satu buah patahan sarung pisau dengan ukuran panjang 18 cm yang terletak diatas rumput.
Baca juga: Dua Pemuda Lhokseumawe Dibekuk Polisi Kasus Curi Besi Jembatan di Bener Meriah
Satu buah potongan kain baju warna hitam dengan ukuran panjang 7 cm yang tersangkut di kawat duri dan diduga milik tersangka.
Kemudian di lokasi penyisiran dan olah TKP ke empat yang terletak digarasi rumah/gudang tim menemukan kelambu warna putih yang yang terdapat bercak darah.
Satu buah seprai warna hijau motif bunga ada bercak darah.
Satu buah kain sarung warna coklat kotak kotak, satu buah karpet plastik warna hijau biru kotak-kotak, satu kain lap warna putih yang terdapat bercak darah, sepasang sandal warna coklat, satu jam tangan.
“Hasil dari olah TKP, tim menemukan benda-benda yang diduga ada kaitanya dengan peristiwa percobaan pencurian dengan kekerasan dan penganiayaan berat,” terang Kapolres Aceh Tenggara.
Hasil olah TKP yang didapatkan di lapangan diperkirakan pelaku percobaan pencurian dengan kekerasan dan atau penganiayaan berat berjumlah antara 3 orang hingga 4 empat orang.
Menurut Kapolres Agara, AKBP Bramanti, modus operandi, pelaku memanjat tembok dan langsung mendatangi para korban serta mengancam dan melakukan penganiayaan terhadap para korban dengan menggunakan linggis dan parang.(as)
Baca juga: Begini Cara Antisipasi Pencurian dengan Modus Pecah Kaca Mobil
Baca juga: Warga Ulee Gle Pijay Gagalkan Aksi Pencurian Sepmornya, Maling Babak Belur Dihajar Massa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f20220220hkl.jpg)