Breaking News:

Berita Langsa

BEM Universitas Samudera Langsa Desak Polda Aceh Ungkap Dalang Korupsi Beasiswa

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samudera Langsa (Unsam) mendesak agar Polda Aceh segera mengungkap persoalan di balik dana

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Posko pengembalian dana bantuan pendidikan kasus korupsi beasiswa di Ditreskrimsus Polda Aceh 

LANGSA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samudera Langsa (Unsam) mendesak agar Polda Aceh segera mengungkap persoalan di balik dana beasiswa mahasiswa di Aceh.

Bahkan, Polda Aceh diminta segera menetapkan tersangka apabila ditemukan dugaan tindak pidana korupsi.

Saat ini, puluhan mahasiswa penerima beasiswa itu telah mengembalikan uang ke Polda Aceh.

“Saya berharap penegak hukum dapat mendalami dan mengungkap siapa aktor di balik kasus beasiswa ini.

Tangkap segera,” ujar Presiden Mahasiswa Universitas Samudra, Dwi Setiawan saat dihubungi, Jumat (26/2/2022).

Dwi menyesalkan, prosedur beasiswa itu sejak awal tidak transparan, sehingga menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

“Yang jadi persoalan lainnya, bagaimana kriteria penerima beasiswa, cacat prosedur, dan maladministrasi.

Ini juga harus diungkap,” kata Dwi Setiawan.

Dia berharap, Polda Aceh membuka kasus ini secara terang benderang, sehingga menimbulkan efek jera bagi pihak yang bersalah.

Sebelumnya, Koordinator Masyarakat Transfaransi Aceh (MaTA) Alfian juga mendesak Polda Aceh segera menetapkan tersangka dan mengumumkannya ke publik.

Baca juga: Beasiswa APBA Hak Semua Warga Aceh, BPSDM dan Penegak Hukum Perlu Bersikap Lebih Bijak

Baca juga: Advokat Lapor Perkembangan Kasus Beasiswa ke Komisi X DPR RI

Dia mendesak proses hukum kasus itu dibuka secara transparan.

Adapun kasus ini telah diusut oleh Polda Aceh selama tiga tahun terakhir.

Hingga kini, belum satu orang pun ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus ini, dugaan kerugian negara mencapai Rp 10 miliar, dari total anggaran sebesar Rp 21 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Aceh 2017.

Dua advokat yang tergabung dalam Solidaritas Advokat Aceh untuk Mahasiswa, Erlanda Juliansyah Putra dan Kasibun Daulay menyerahkan laporan perkembangan kasus dugaan korupsi beasiswa tahun 2017 ke pimpinan Komisi X DPR RI yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Banda Aceh, Kamis (24/2/2022).
Dua advokat yang tergabung dalam Solidaritas Advokat Aceh untuk Mahasiswa, Erlanda Juliansyah Putra dan Kasibun Daulay menyerahkan laporan perkembangan kasus dugaan korupsi beasiswa tahun 2017 ke pimpinan Komisi X DPR RI yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Banda Aceh, Kamis (24/2/2022). (Dok Mahasiswa)

Sebelumnya, Polda Aceh meminta sebanyak 400 mahasiswa untuk mengembalikan uang beasiswa.

Menurut polisi, para mahasiswa itu sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk menerima beasiswa.

Diduga ada kesalahan prosedur yang membuat ratusan mahasiswa mendapatkan uang beasiswa. (kcm)

Baca juga: Solidaritas Advokat Bela Mahasiswa Laporkan Perkembangan Kasus Korupsi Beasiswa ke Komisi X DPR RI

Baca juga: Kasus Beasiswa Kapan Tuntasnya?

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved