Senin, 8 Juni 2026

Berita Luar Negeri

Presiden Ukraina Tolak Menyerah, Moskow Batasi Akses ke Facebook

Di tengah pergerakan pasukan Rusia yang semakin menekan ibu kota negara Kiev, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menegaskan

Tayang:
Editor: bakri
AFp/Anatolii STEPANOV
Pasukan Ukraina melaju dengan tank menuju garis depan untuk menghadang pasukan Rusia di wilayah Lugansk, Ukraina, Jumat (25/2/2022). 

“Malam ini, kita harus berdiri teguh.

Nasib Ukraina sedang diputuskan sekarang," tegas Zelensky.

Zelensky mengklaim segera mendapat bantuan dari 'mitra' Barat untuk melawan pasukan Rusia.

Ia memastikan mitra Barat sedang mengirim senjata untuk membantu mempertahankan Kiev.

Zelensky mengaku juga sudah berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Baca juga: Presiden Suriah Dukung Invasi Rusia, Ini Alasan Putin Lakukan Serangan, Sebut Ukraina Boneka Barat

"Hari baru di garis depan diplomatik dimulai dengan percakapan dengan Emmanuel Macron," cuit Zelensky.

"Senjata dan peralatan dari mitra kami sedang dalam perjalanan.

Koalisi anti-perang sedang bekerja!" tegasnya.

Sementara itu memasuki hari ketiga invasi Rusia ke Ukraina, suara ledakan artileri dan tembakan terdengar di berbagai lokasi di kawasan Ibu Kota Kiev.

Wilayah pusat kota Kiev juga dilaporkan sudah terlihat sepi karena sebagian besar warganya sudah mengungsi ke negara tetangga.

Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) mengungkapkan lebih dari 50.

000 warga mengungsi, dan meninggalkan negara itu dalam 48 jam terakhir.

Selain di Kiev, tentara Rusia juga bergerak di beberapa tempat lain di Ukraina.

Pasukan Rusia bahkan mengklaim sudahmenguasai kota Melitopol yang terletak di wilayah Zaporizhzhya, Ukraina.

Ini merupakan kota dengan populasi signifikan pertama yang diambil Moskow setelah negara itu meluncurkan invasi ke Ukraina.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved