Berita Luar Negeri
Presiden Ukraina Tolak Menyerah, Moskow Batasi Akses ke Facebook
Di tengah pergerakan pasukan Rusia yang semakin menekan ibu kota negara Kiev, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menegaskan
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, negaranya menggunakan rudal jelajah berbasis udara dan kapal untuk menyasar target militer di Ukraina semalam, dikutip dari Reuters.
Badan ini juga menyebut pasukan Rusia berhasil mengenai ratusan infrastruktur militer Ukraina.
Baca juga: Bantu Rusia Dalam Invasi Ukraina, Kini Belarus Kena Dampaknya
Mereka juga mengklaim sudah menghancurkan beberapa pesawat, puluhan tank, kendaraan artileri, dan kendaraan lapis baja Ukraina.
Rusia membatasi akses ke Facebook dan beberapa outlet berita di tengah invasi ke Ukraina.
Regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor menuduh platform tersebut menyalahgunakan penyensoran, hak dan kebebasan warga Rusia.
Dikutip BBC, Facebook mengatakan sudah menolak untuk menghentikan pengecekan fakta dan pelabelan konten dari organisasi berita milik negara.
Langkah itu dilakukan sehari setelah Rusia melancarkan serangannya ke Ukraina.
Tidak jelas apa alasan pembatasan itu diberlakukan atau sejauh mana platform lain dari perusahaan induk Facebook Meta, WhatsApps, Facebook Messenger, dan Instagram terpengaruh.
Regulator menuntut Facebook mencabut pembatasan yang ditempatkan pada Kamis (24/2/2022) di kantor berita negara RIA, saluran TV negara Zvezda, dan situs berita pro-Kremlin Lenta.Ru dan Gazeta.Ru.
Dikatakan bahwa Meta sudah "mengabaikan" permintaan ini.
Wakil Presiden Urusan Global di Meta, Sir Nick Clegg mengatakan, pihak berwenang Rusia memerintahkan pihaknya untuk menghentikan pemeriksaan fakta independen dan memberi label pada konten outlet.
"Kami menolak," katanya.
Moskow juga meningkatkan tekanan pada media domestik, mengancam akan memblokir laporan yang berisi apa yang disebutnya sebagai 'informasi palsu' mengenai invasinya ke Ukraina. (tribun network/fit/dod/Andari Wulan Nugrahani)
Baca juga: 137 Warga Ukraina Tewas, Presiden Zelensky Merasa Ditinggal Sendirian
Baca juga: Rusia Invasi Ukraina, China Cari Gara-gara di Dekat Indonesia, Ini Temuannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasukan-tank-ukraina.jpg)