Senin, 20 April 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Belarusia Kirim Pasukan ke Ukraina Bantu Rusia, Putin Siagakan Nuklir

Belarus telah memberikan dukungan untuk upaya perang Rusia melawan Ukraina, tetapi sejauh ini belum mengambil bagian langsung dalam konflik tersebut.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
AFp/Anatolii STEPANOV
Pasukan Ukraina melaju dengan tank menuju garis depan untuk menghadang pasukan Rusia di wilayah Lugansk, Ukraina, Jumat (25/2/2022). 

Belarusia Kirim Pasukan ke Ukraina Bantu Rusia, Putin Siagakan Nuklir

SERAMBINEWS.COM, MINSK – Belarusia, yang tak lain adalah sekutu Rusia, dikabarkan akan mengirim pasukan ke Ukraina.

Langkah tersebut sebagai upaya Belarusia membantu Rusia dalam menginvasi Ukraina.

Pengiriman pasukan itu akan dilakukan mulai hari ini, Senin (28/2/2022) untuk bergabung bersama Rusia.

“Seorang pejabat senior intelijen AS mengatakan Belarus diperkirakan akan mengirim pasukan ke Ukraina pada Senin untuk berperang bersama pasukan Rusia yang menginvasi Ukraina,” laporan update AP News.

Belarus telah memberikan dukungan untuk upaya perang Rusia melawan Ukraina, tetapi sejauh ini belum mengambil bagian langsung dalam konflik tersebut.

Tank Rusia terbakar dihantam rudal anti tank di Kota Sumy, 60 km dari perbatasan Rusia
Tank Rusia terbakar dihantam rudal anti tank di Kota Sumy, 60 km dari perbatasan Rusia (Facebook)

Baca juga: Citra Satelit Menunjukkan Rusia Kerahkan Pasukan Darat Secara Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Ukraina di Luar Negeri Pulang, Demi Pertahankan Negaranya dari Serangan Rusia

Pejabat AS itu mengatakan keputusan pemimpin Belarus tentang apakah akan membawa Belarus lebih jauh ke dalam perang tergantung pada pembicaraan antara Rusia dan Ukraina yang terjadi dalam beberapa hari mendatang. 

“Sangat jelas bahwa Minsk sekarang merupakan perpanjangan dari Kremlin,” kata pejabat itu, yang harus merahasiakan namanya untuk membahas informasi sensitif ini.

Pasukan Rusia telah menghadapi perlawanan kuat dari para pembela Ukraina.

Sementara para pejabat AS mengatakan mereka yakin invasi itu lebih sulit, dan lebih lambat, daripada yang dibayangkan Kremlin, meskipun itu bisa berubah saat Moskow beradaptasi.

Di sisi lain, kantor berita Ukraina, Kiev Independen mengutip beberapa sumber yang mengatakan pasukan terjun payung Belarusia telah dikerahkan.

Belarus, sekutu lama Rusia, berbatasan dengan Ukraina di utara.

Baca juga: Menlu Ukraina Nyatakan Pesawat Terbesar di Dunia Antonov AN-225 Telah Hancur Diserang Rusia

Pemerintah Belarusia pada hari Minggu (27/2/2022) memilih untuk meninggalkan status non-nuklirnya.

Hal ini dapat membuka jalan bagi Rusia untuk berpotensi meluncurkan senjata nuklir dari sana.

Pada hari Minggu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Presiden Belarus Alexander Lukashenko telah berjanji kepadanya dalam panggilan telepon bahwa pasukan Belarusia tidak akan dikirim ke Ukraina.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved