Konflik Rusia vs Ukraina
Belarusia Kirim Pasukan ke Ukraina Bantu Rusia, Putin Siagakan Nuklir
Belarus telah memberikan dukungan untuk upaya perang Rusia melawan Ukraina, tetapi sejauh ini belum mengambil bagian langsung dalam konflik tersebut.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Belarusia Kirim Pasukan ke Ukraina Bantu Rusia, Putin Siagakan Nuklir
SERAMBINEWS.COM, MINSK – Belarusia, yang tak lain adalah sekutu Rusia, dikabarkan akan mengirim pasukan ke Ukraina.
Langkah tersebut sebagai upaya Belarusia membantu Rusia dalam menginvasi Ukraina.
Pengiriman pasukan itu akan dilakukan mulai hari ini, Senin (28/2/2022) untuk bergabung bersama Rusia.
“Seorang pejabat senior intelijen AS mengatakan Belarus diperkirakan akan mengirim pasukan ke Ukraina pada Senin untuk berperang bersama pasukan Rusia yang menginvasi Ukraina,” laporan update AP News.
Belarus telah memberikan dukungan untuk upaya perang Rusia melawan Ukraina, tetapi sejauh ini belum mengambil bagian langsung dalam konflik tersebut.
Baca juga: Citra Satelit Menunjukkan Rusia Kerahkan Pasukan Darat Secara Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina
Baca juga: Puluhan Ribu Warga Ukraina di Luar Negeri Pulang, Demi Pertahankan Negaranya dari Serangan Rusia
Pejabat AS itu mengatakan keputusan pemimpin Belarus tentang apakah akan membawa Belarus lebih jauh ke dalam perang tergantung pada pembicaraan antara Rusia dan Ukraina yang terjadi dalam beberapa hari mendatang.
“Sangat jelas bahwa Minsk sekarang merupakan perpanjangan dari Kremlin,” kata pejabat itu, yang harus merahasiakan namanya untuk membahas informasi sensitif ini.
Pasukan Rusia telah menghadapi perlawanan kuat dari para pembela Ukraina.
Sementara para pejabat AS mengatakan mereka yakin invasi itu lebih sulit, dan lebih lambat, daripada yang dibayangkan Kremlin, meskipun itu bisa berubah saat Moskow beradaptasi.
Di sisi lain, kantor berita Ukraina, Kiev Independen mengutip beberapa sumber yang mengatakan pasukan terjun payung Belarusia telah dikerahkan.
Belarus, sekutu lama Rusia, berbatasan dengan Ukraina di utara.
Baca juga: Menlu Ukraina Nyatakan Pesawat Terbesar di Dunia Antonov AN-225 Telah Hancur Diserang Rusia
Pemerintah Belarusia pada hari Minggu (27/2/2022) memilih untuk meninggalkan status non-nuklirnya.
Hal ini dapat membuka jalan bagi Rusia untuk berpotensi meluncurkan senjata nuklir dari sana.
Pada hari Minggu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Presiden Belarus Alexander Lukashenko telah berjanji kepadanya dalam panggilan telepon bahwa pasukan Belarusia tidak akan dikirim ke Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasukan-tank-ukraina.jpg)