Kisah Inspiratif
dr Jailani Berpulang, Rahmad Maulizar : Aceh Kehilangan Putra Terbaik di Dunia Medis
Dokter Spesialis Bedah Plastik yang dikenal dari aksi sosialnya ini meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan di RSUDZA.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Aceh kembali kehilangan putra terbaik, khususnya di dunia medis, dr Jailani.
Dokter Jailani berpulang ke rahmatullah pada hari Kamis (3/3/2022) sekitar pukul 7. 22 WIB di RSUDZA Banda Aceh.
Dokter Spesialis Bedah Plastik yang dikenal dari aksi sosialnya ini meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan di RSUDZA.
Dr Jailani diduga mengalami masalah pada jantung.
Rahmad Maulizar yakni pekerja sosial yang berfokus pada operasi bibir sumbing memiliki kedekatan yang cukup baik dengan dr Jailani.
Bahkan, Rahmat Maulizar juga pernah dioperasi langsung oleh dr Jailani pada tahun 2008 lalu untuk memperbaiki bibir sumbing yang dideritanya.
Baca juga: Kisah alm. dr Jailani, Dari Kiper PSSB Bireuen Hingga Jadi Dokter Spesialis Bedah Plastik Ternama
Ia mengaku sangat berterimakasih atas kehadiran dr Jailani dalam kehidupannya.
Pasalnya, dr Jailani telah menjadi sosok pahlawan bagi Rahmat Maulizar, baik dari segi pendidikan hingga banyaknya pengalaman hidup yang ia dapatkan dari beliau.
"Beliau yang mengajari saya, membimbing saya dari saya sebelum operasi, saya masih jelek, beliau yang mengoperasi saya, beliau semangat kali mengoperasi saya, dia selalu mendidik saya, beliau yang suruh kuliah saya dulu pas awal bergabung," ucap Rahmat Maulizar sembari menahan air matanya.
Lebih dari 10 tahun saling mengenal, Rahmat Maulizar mengaku begitu terpukul setelah mendegar kepergian dr Jailani untuk selama-lamanya.
Hal tersebut disampaikan Rahmat Maulizar saat diwawancarai oleh Serambinews.com pada Kamis, (3/3/2022).
Melalui panggilan WhatsApp, Rahmat Maulizar menangis tersedu-sedu saat mengawali ceritanya.
Baca juga: Mengenang Sosok dr M Jailani, Ahli Bedah Plastik yang Telah 5 Ribu Kali Operasi Bibir Sumbing Gratis
Ia yang saat ini tengah berada di Bandung tidak bisa melihat secara langsung proses pemakaman almarhum dr Jailani untuk terkahir kalinya.
Lebih lanjut, pekerja sosial yang bernaung di bawah Smile Train Indonesia ini mengatakan pada Serambinews.com, bahwa Aceh kehilangan putra terbaik bahkan sosok pahlawan terutama dalam dunia medis.
"Anak istimewa Aceh sangat kehilangan, baik yang sudah operasi yang belum sangat kehilangan beliau, walaupun ada dokter-dokter lain, ada dokter junior-junior, cuma kan dokter Jailani sosok pahlawan Aceh," kata Rahmat sembari tersedu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-jailani-dan-rahmad-maulizar.jpg)