Kisah Inspiratif
dr Jailani Berpulang, Rahmad Maulizar : Aceh Kehilangan Putra Terbaik di Dunia Medis
Dokter Spesialis Bedah Plastik yang dikenal dari aksi sosialnya ini meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan di RSUDZA.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
“Kita kerja sama dengan Rumah Sakit Malahayati, rumah sakit bantu juga dengan biaya lebih murah dan bisa cicil, sehingga setiap jumpa dengan pasien saya suruh datang terus ke Rumah Sakit Malahayati untuk kita bantu,” sebutnya.
Kemudian, terhitung sejak tahun 2007, dr Jailani mendapat kerja sama dengan Smile Train Indonesia serta Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh yang menanggung seluruh biaya operasi anak penderita bibir sumbing di Aceh.
Sehingga, jadwal operasi bibir sumbing rutin ia lakukan setiap hari Minggunya hingga saat ini.
“Alhamdulillah sejak tahun 2007 kami sudah dibantu oleh Smile Train, dan sudah rutin jadwal operasi bibir sumbing secara gratis kita lakukan setiap hari minggu,” ucapnya.
Jailani mengaku secara batin ia sangat puas karena telah berhasil membantu banyak penderita bibir sumbing di Aceh dengan hasil rata-rata mendekati sempurna.
“Apa yang kita bantu punya hasil yang baik, saya merasa tenang, nyaman," ujarnya. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
Baca juga berita lainnya
Baca juga: Gendong Bayi Baru Lahir, Pasangan Ini Nekat Berjalan Kaki Tinggalkan Ukraina Menuju Polandia
Baca juga: Sinetron Ikatan Cinta RCTI, Al Mengusir Nino, Perut Andin Sakit, Elsa Rindukan Keysa
Baca juga: Konflik Rusia vs Ukraina, Dunia Juga Perlu Waspada dengan 5 Konflik yang di Ambang Peperangan Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-jailani-dan-rahmad-maulizar.jpg)