Breaking News:

Pengangguran dan Tidak Berpenghasilan Tapi Punya NPWP, Apakah Tetap Harus Lapor SPT?

Wajib Pajak yang statusnya menganggur dan tidak memiliki penghasilan bisa tidak melakukan pelaporan SPT Tahunan dengan mengajukan permohonan sebagai

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/YENI HARDIKA
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 

SERAMBINEWS.COM - Batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan ( SPT) pajak 2021 semakin dekat.

Bagi para Wajib Pajak (WP) diimbau untuk melaporkan SPT tahunan sebelum 31 Maret 2022.

Apabila tidak melakukan pelaporan, maka akan dikenakan sanksi berupa denda hingga pidana.

Pelaporan SPT tahunan ini sifatnya wajib bagi seluruh WP yang dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP).

Ini juga termasuk bagi para Wajib Pajak (WP) orang pribadi.

Lantas bagaimana dengan Wajib Pajak yang menganggur dan tidak berpenghasilan, namun memiliki NPWP?

Apakah tetap harus melapor SPT tahunan?

Baca juga: Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Aceh Utara dan Lhokseumawe Masih Minim

Baca juga: Begini Cara Lapor SPT Tahunan Secara Online via e-Filing, Batas Akhir 31 Maret 2021

Dilansir dari Kompas.com, Wajib Pajak yang menganggur dan tidak berpenghasilan namun mempunyai NPWP, bisa tidak wajib melakukan lapor SPT Tahunan.

Wajib Pajak yang statusnya menganggur dan tidak memiliki penghasilan bisa tidak melakukan pelaporan SPT Tahunan dengan mengajukan permohonan sebagai Wajib Pajak Non-Efektif.

Begitu pun dengan Wajib Pajak yang memiliki penghasilan di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Adapun batas PTKP yang dimaksud adalah Rp 4,5 juta per bulan untuk Wajib Pajak orang pribadi baik yang masih lajang maupun sudah kawin.

“Masyarakat dengan penghasilan Rp 4,5 juta per bulan tetap terlindungi dan tidak membayar pajak sama sekali," kata Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dalam Sidang Paripurna, dikutip dari Kompas.com (2/3/2022).

Apa itu Wajib Pajak Non-Efektif?

Dikutip dari laman DJP, Wajib Pajak Non-Efektif merupakan Wajib Pajak yang tidak memenuhi persyaratan subyektif atau obyektif namun masih memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved