Jurnalisme Warga
Tugu 0 Kilometer dan Pantai Iboih, si Cantik di Barat Indonesia
SABANG merupakan kota bagian barat Indonesia yang paling diminati wisatawan, baik dari Aceh maupun luar Aceh
Setelah dipersilakan, kami pun masuk menuju kapal.
Setelah memarkirkan sepeda motor, saya dan teman-teman naik ke atas untuk mencari lokasi terbaik untuk perjalanan kami.
Teman-teman saya mengusulkan untuk duduk di luar agar bisa leluasa melihat pemandangan lautan luas sepanjang perjalanan, saya mengiyakan.
Setelah menanti beberapa lama, kapal berlayar meninggalkan Banda Aceh menuju Kota Sabang.
Baca juga: VIRAL Video Tiktok Pamer Celana Dalam di Tugu Nol Kilometer, Tiga Waria Ditangkap
Sepanjang perjalanan, mata kami dimanjakan dengan bentangan lautan biru yang luas.
Kami mengobrol tiada henti, hingga di tengah lautan kami disambut lumba-lumba yang berloncatan di samping kapal.
Satu teman tertidur lelap, karena tak sanggup mengarungi laut, saya bersama teman yang lain antusias mengabadikan momen dan bersenda gurau.
Kami tiba di Sabang sekitar pukul 12.30 WIB, perjalanan yang cukup melelahkan.
Turun dari kapal, kami langsung tancap gas menuju penginapan, di sana kami beristirahat sejenak.
Tak menyiakan waktu hanya untuk beristirahat, kami segera menuju warung untuk makan siang dan berencana untuk langsung meluncur ke tempat wisata seusai mengisi perut.
Walau saya baru pertama kali mengunjungi Kota Sabang, saya tetap tak perlu cemas dengan rute perjalanan.
Soalnya, beberapa teman saya sudah sangat familier dengan tempat ini, sehingga kami bisa mengunjungi tempat apa saja yang menarik hati.
Kami meluncur menuju ikon Kota Sabang, ya Tugu Titik 0 (Nol) Kilometer Indonesia.
Ternyata butuh waktu satu jam lebih untuk menuju lokasi ini.
Baca juga: Pemko Sabang Hadiri Bedah Buku Pendidikan dari Titik Nol Kilometer
Saya sama sekali tak membayangkannya, karena selama ini hanya melihat gambar atau foto saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/intan-makfirah-alumnus-program-studi-pendi.jpg)